Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Perumahan Tytyan Kencana RT 12/06, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengklaim insinerator yang beroperasi di permukiman mereka, ramah lingkungan. Sehingga, warga tidak perlu merasa khawatir akan dampak lingkungan yang disebabkan oleh pembakaran sampah tersebut.
Perancang mesin insinerator, Joko Susilo, 57, menjelaskan suhu yang dihasilkan dari proses pembakaran sampah tersebut mencapai 800 derajat celcius. Dengan suhu setinggi itu, sampah organik akan berubah menjadi abu.
“Suhu pembakaran sudah kami atur sedemikian rupa. Untuk menekan polusi udara berupa gas dioksin, ada teknologi wet scrubber sebagai pengendali pencemaran udara,” ungkap Joko, Kamis (2/5).
Menurut Joko, cara kerja wet scrubber mirip dengan air hujan yang mengikat kabut. Partikel sisa emisi pembakaran akan jatuh ke wadah air dengan alat semprot yang telah dipasang di dalam cerobong pembakaran.
“Saat kita uji pH (potensial Hidrogen) ternyata normal, jadi boleh dibuang ke selokan,” tuturnya.
Baca juga: Pembangkit Ramah Lingkungan Digencarkan
Secara aturan, memusnahkan sampah tidak direkomendasikan dengan cara dibakar. Namun lewat serangkaian pengembangan teknologi, potensi bahaya lingkungan bisa ditekan.
Kemampuan membuat insinerator, lanjut Joko, diperoleh saat menimba ilmu di Jerman. Saat itu, ia tengah bertugas untuk memperdalam pengetahuannya tentang mesin boiler dari perusahaannya.
“Sampai sekarang saya juga bekerja sebagai konsultan engineering,” tandas dia.(OL-5)
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pengelolaan sampah di sejumlah terminal bus yang dinilai masih jauh dari standar lingkungan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menyatakan rest area menjadi salah satu titik penting untuk mendorong perubahan budaya pengelolaan sampah di masyarakat.
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono menyoroti potensi lonjakan jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Longsor sampah di TPST Bantargebang menjadi peringatan bagi tata kelola sampah Jakarta. Pemprov DKI diminta memperkuat pemilahan dari rumah dan pemberdayaan bank sampah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved