Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK sodetan Kali Ciliwung hingga kini berlum bisa berlanjut. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih kesulitan membebaskan lahan warga di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur.
Anies mengatakan baru saja berdiskusi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar bisa segera menyosialisasikan kepada masyarakat terkait pembebasan lahan yang dibutuhkan.
"Ya kemarin saya baru bicara dengan Pak Kepala BPN juga. Jadi nanti akan dilakukan komunikasi lebih jauh dengan masyarakat, karena detailnya tidak sesederhana putusan itu. Di situ ada soal kepemilikan yang harus dituntaskan kita bicara dengan warga lagi soal itu. Nanti habis itu baru bicara pengukuran," kata Anies di Balai Kota, Senin (29/4).
Dimulai pada era mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, proyek sodetan Kali Ciliwung mandek sejak masa kepemimpinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Sodetan berfungsi mengalihkan sebagian besar air di Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur untuk mengurangi debit air yang di daerah aliran sungai.
Warga di Kelurahan Bidara Cina yang sedianya akan menjadi lokasi pintu masuk proyek itu masih belum bersedia melepas lahan mereka dengan alasan memiliki sertifikat hak milik (SHM). Pada lahan tersebut juga ditemui kepemilikan atas nama orang lain.
Tidak mau terlalu terbebani dengan mandeknya proyek tersebut, Pemprov DKI pun lebih mengandalkan program penanganan banjir dengan membuat waduk retensi di daerah hulu. Proyek itu bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor.
"Dinas Sumber Daya Air sedang dalam proses pencarian tempat baru untuk pembangunan waduk retensi. Dengan Pemkot dan Pemkab Bogor," ujar Anies.
Waduk retensi itu akan membantu fungsi Waduk Cimahi dan Waduk Sukamahi dalam mengambil sebagian besar air dari hulu yang akan masuk ke wilayah hilir. (A-2)
Berita terkait : Anies Menampik Kritik, Bandingkan Banjir 2015 dengan 2019
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved