Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Soal Polusi, NasDem DKI Minta Anies Jangan Salahkan Warga

Selamat Saragih
15/4/2019 17:45
Soal Polusi, NasDem DKI Minta Anies Jangan Salahkan Warga
Bestari Barus(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

KETUA Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan, agar jangan menyalahkan masyarakat terkait tingginya polusi udara di Ibu Kota. Sebab, kualitas udara yang buruk seharusnya direspons pemerintah yang memiliki kewenangan menerbitkan regulasi guna mengatasinya.

"Memang bukan PNS saja yang mengotori udara, tapi juga masyarakat. Kita paham. Namun ingat kewenangan regulasi tidak ada pada swasta, melainkan pada aparatur pemerintah. Jadi tolong gubernur tidak menjadikan ini sebagai polemik," kata Bestari, di Jakarta, Senin (15/4).

Baca juga: Anies tak Masalah Digugat terkait Polusi Udara

LBH Jakarta bersama YLBHI membuka pos pengaduan untuk menggugat Pemprov DKI terkait buruknya kualitas udara di wilayah ini. Sejauh ini, belum diketahui berapa jumlah pengadu. Namun Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyatakan masalah polusi adalah masalah bersama karena masyarakat turut berkontribusi.

Karena itulah, Bestari menyayangkan pernyataan gubernur. Alasannya, Pemprov DKI belum menunjukan kontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas udara atau lingkungan hidup.

"Jadi intinya upaya-upaya untuk memaksimalkan itu rendah. Maka wajar jika ada masyarakat yang melapor," lanjut Bestari.

Isu terkait dengan buruknya kualitas udara di Jakarta sejatinya bukan barang baru. Bahkan Greenpeace menjadikan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara paling buruk di Asia Tenggara. Seharusnya, Pemprov DKI melakukan penanganan terkait kritikan itu. Namun, tidak jelas sistem penanganannya sampai sekarang.

Bestari menambahkan, sebelum menyalahkan masyarakat, sebaiknya gubernur mengintrospeksi jajarannya untuk mengukur sudah sejauh mana pihaknya peduli dengan lingkungan.

Baca juga: Saatnya Anies Melirik Trotoar

"Di tingkat bawah saja masih ditemukan kendaraan operasional dinas yang tidak layak pakai masih digunakan," ungkap Bestari.

"Jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta saja juga tidak terlalu peduli dengan lingkungan. Fokusnya masih pada masalah kebersihan saja," ujarnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya