Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POSISI Direktur Umum (Dirut) Rumah Sakit (RS) Tipe D Jatisampurna kosong. Pemerintah Kota Bekasi masih menyeleksi belasan kandidat untuk mengisi posisi kepala tempat pelayanan kesehatan baru di Kota Bekasi itu.
Kepala Administrasi Aparatur pada BKPPD Kota Bekasi Widityawarman mengatakan saat ini sudah ada 11 calon yang tengah diseleksi untuk menempati jabatan tersebut. Belasan calon berasal dari pegawai yang berdinas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.
“Lelang jabatan ini bukan hanya untuk RS Tipe D Jatisampurna saja yang baru diresmikan Bapak Wali Kota Bekasi, juga untuk tiga RS Tipe D yang lain,” kata Widi di Bekasi, Rabu (27/3).
Menurut Widi, lelang jabatan Dirut RS Tipe D kali ini bukan hanya untuk ditempatkan di RS Jatisampurna saja. Pemerintah juga tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengisi di RS Bantargebang, Pondok Gede, dan Bekasi Utara.
Baca juga: Rumah Sakit Jiwa ini Siap Tampung Caleg yang Stres
“Kami minta 17 orang biar seleksi jabatan dilakukan serentak, bukan satu per satu, tapi hanya 11 nama yang diserahkan,” jelas Widi.
Menurut dia, pansel dalam lelang jabatan ini terdiri dari BKPPD dan Tim Wali Kota untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan (TWUP4) Kota Bekasi. Lantaran hanya 11 orang yang diusulkan, maka hasil dari semua seleksi akan diserahkan kepada kepala daerah untuk keputusan selanjutnya.
“Keputusan tetap ada di tangan Wali Kota, kami hanya memberikan laporan dari hasil tes yang dilakukan,” tandas dia. (OL-7)
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved