Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Anies: Perluasan Jaringan Transportasi Wajib Dibuat

Putri Anisa Yuliani
13/3/2019 19:20
Anies: Perluasan Jaringan Transportasi Wajib Dibuat
(antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyadari angka pengguna transportasi umum masih rendah. Hal itu didorong belum luasnya jaringan transportasi umum di Jakarta dan daerah penyangga di sekitarnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat masih berfokus pada kendaraan pribadi dalam bermobilitas. Sebagian lain, hanya menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju titik angkutan massal terdekat. Untuk itu, penting bagi Pemprov DKI membangun perluasan jaringan angkutan umum hingga sedekat mungkin dengan permukiman warga.

Baca juga: Anies: Penjualan Saham PT Delta untuk Pembangunan

"Pemprov harus membangun jaringan transportasi yang dapat menjangkau semua wilayah. Kalau dengan kondisi seperti sekarang, ya berpindah menggunakan transportasi umum masih repot. Karena jarak dari rumah ke kendaraan umum masih jauh," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/3).

Jaringan transportasi umum yang dibuat harus mendukung angkutan massal yang sudah ada maupun akan dikembangkan oleh Pemprov DKI.
Melalui sistem integrasi antara angkutan umum bus kecil, bus sedang, bus besar, hingga angkutan massal itu diyakini warga akan meninggalkan kendaraannya di rumah dan sepenuhnya menggunakan angkutan umum.

"Di dalam sistem transportasi terintegrasi yang sedang kita bangun, kita akan membangun transportasi umum bisa menjangkau sampai 500 meter dari tempat tinggal warga dan 500 meter dari tempat tujuan. Jadi, warga bisa berangkat dari mana saja, kemana saja," tegasnya.

Namun demikian, Anies belum mau banyak berbicara terkait target integrasi angkutan umum serta penataan ruang hingga 10 tahun ke depan. Saat ini, ia fokus pada pemenuhan integrasi angkutan bus kecil, bus sedang, dan bus besar melalui PT Transjakarta.

Hingga 2020 ditargetkan sebanyak 7.015 angkutan umum yang terdiri dari 4.180 bus kecil, 1.025 bus sedang, dan 1.510 bus besar serta 26 unit layanan Transjakarta Care akan terintegrasi.

Sementara angkanya pada 2019 baru mencapai 3.565 angkutan umum dengan rincian 1.510 bus besar, 614 bus sedang, dan 1.441 bus kecil. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya