Selasa 19 Februari 2019, 19:14 WIB

Usai OTT, Pelayanan di Kelurahan Kalibaru Kota Depok Terganggu

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Usai OTT, Pelayanan di Kelurahan Kalibaru Kota Depok Terganggu

Ist

 

PELAYANAN pemerintahan berbagai sektor pascaditangkapnya Lurah Kalibaru, Abdul Haris terganggu. Aktivitas masyarakat yang ingin mengurus surat pengantar berbagai hal tidak bisa dilakukan sementara waktu.

Sekertaris Kelurahan Kalibaru, Apit Suryana, mengatakan pelayanan untuk masyarakat hingga kini belum berjalan secara maksimal. Pelayanan yang tak maksimal adalah pelayanan yang menjadi kewenangan lurah antara lain, pelayanan surat keterangan riwayat tanah, surat pengantar izin mendirikan bangunan (IMB), surat perubahan data kartu keluarga (KK). balik nama surat pemberitahuan pajab terhutang pajak bumi dan bangunan (SPPT-PBB) serta surat keterangan perpanjangan kartu tanda penduduk (KTP) .

Baca juga: Warga Mampang Depok Mengeluh Kerap Kebanjiran

Apit yang mengaku baru sebulan silam dimutasi sebagai Sekertaris Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok menerangkan pelayanan pemerintahan terkendala sejak tertangkapnya Lurah Kalibaru, Adul Haris, Kamis (14/2)

“Kita ini paling menangani beberapa jenis pelayanan seperti pengantar surat keterangan lahir, kematian, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK),“ katanya, Selasa (19/2).

Tentang penangkapan Abdul Haris, dia mengaku tidak tahu banyak kronologisnya. Ia hanya tahu lurah ditangkap dari ruang kerjanya oleh tim satuan sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polresta Depok Inspektur pada Inspektorat Pemerintah Kota Depok dan Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Depok. Soal penangkapan ini saya no comennt,” ujarnya.

Selasa (19/2), suasana di Kantor Kelurahan Kalibaru terlihat sepi. Ruangan masih terkunci dari luar

Mujiani, 39, warga RT 005 RW 01 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong mengaku tidak bisa memperoleh surat pengantar keterangan ahli waris. Dirinya mengaku kebingungan karena tidak dapat memperoleh surat keterangan ahli waris yang merupakan kewenangan lurah.

“Minggu lalu saya sudah kesini, buat surat tapi kan belum tanda tangan Lurah. Jadi hari ini kesini lagi tapi nggak ada,” kata Mujiani di Kantor Kelurahan Kalibaru.

Dia mengaku tidak tahu kalau Abdul Hamid ditangkap Satgas Saber Pungli Kota Depok dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Abdul Haris hingga saat ini mendekam di rumah tahanan Polresta Depok.

Baca juga: Migo Dilarang Beroperasi di Semua Ruas Jalan Ibu Kota

Keluhan serupa diungkapkan Elis, 44, warga RT 005 RW 01, Kelurahan Kalibaru. Dia kebingungan mengurus perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) untuk anaknya yang sekolah SMA.

Ia mengaku kebingungan karena KTP-E akan digunakannya sebagai salah satu syarat try out. “Namun tak ada yang nanganin soalnya lagi pada rapat katanya, kita kan gak bisa paksain juga. Biasanya bagus kok pelayanannya disini,” pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Dok. Labscholl Jakarta

Wagub DKI Jakarta Lepas Lari Lintas Juang SMA Labschool Jakarta Peringati HUT RI ke-77

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 21:30 WIB
Rangkaian Lalinju diawali kegiatan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta dilakukan para siswa khususnya pengurus OSIS...
Antara

Update 17 Agustus: DKI Jakarta Laporkan 2.404 Kasus Covid-19 Hari Ini

👤MGN 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 19:05 WIB
Hari ini, Rabu (17/8) sebanyak 2.404 kasus dari 5.253 kasus covid-19 nasional ditemukan di DKI...
Antara

Pengerjaan MRT Fase 2A Mulai Sasar Pintu Masuk Stasiun Monas

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 18:57 WIB
Pintu masuk Stasiun MRT Jakarta Fase 2A CP201 pertama yang akan dibangun adalah Entrance-1 Stasiun MRT Monas. Adapun pembangunan area...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya