Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBUAT secangkir kopi sendiri di rumah, di kantor, atau di mana pun, bisa menjadi pengalaman yang memuaskan, terutama ketika mengetahui beberapa rahasia untuk mendapatkan cita rasa yang sempurna.
Dalam prosesnya, detail kecil yang sederhana, seperti teknik penyeduhan, dapat membuat perbedaan besar dalam kualitas minuman kopi yang dihasilkan. Hal itu dikatakan Pelatih Barista PT Langgeng Makmur Kencana (LMK) Arie Nugroho.
"Sekarang banyak macam metode penyeduhan kopi, salah satunya saat membuat kopi tubruk yang sederhana. Namun, ada satu rahasia membuat kopi sendiri yang sering terlewatkan, yakni menunggu kopi yang telah diseduh sekitar 4 menit sebelum dinikmati," ujar Arie, dikutip Kamis (17/10)
Pelatih barista yang telah menggeluti dunia kopi selama lebih dari 20 tahun ini mengatakan, kopi tubruk yang baru diseduh sebaiknya ditunggu sekitar empat menit sebelum diminum, sebab proses ini memungkinkan rasa dan aroma kopi untuk berkembang secara optimal.
Saat kopi diseduh, suhu tinggi dapat menyebabkan rasa pahit yang berlebihan dan mengganggu keseimbangan cita rasanya.
Dengan menunggu sejenak, partikel-partikel kopi dapat mengendap, memberikan waktu bagi rasa yang lebih halus dan kompleks untuk muncul.
Selain itu, suhu kopi juga sedikit menurun, sehingga pencinta kopi bisa menikmati kehangatan tanpa risiko terbakar lidah.
Dengan demikian, menunggu beberapa menit sebelum menyeruput kopi tubruk tidak hanya meningkatkan pengalaman minum, tetapi juga memungkinkan Anda merasakan setiap nuansa rasa yang ditawarkan.
"Kopi itu butuh waktu untuk diekstrak atau proses pemasakan, makanya biasanya kalau minum kopi itu lebih baik ditunggu sekitar 4 menit supaya si air panasnya benar-benar telah mengekstrak kopinya, ini membuat rasanya lebih intens dan aroma kopinya lebih timbul," tegas Arie, yang juga bekerja untuk Accor Group. (Ant/Z-1)
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Secara medis, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan.
Di tengah antusiasme menjalankan ibadah puasa, masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pola makan, khususnya dalam mengonsumsi asupan manis saat berbuka.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved