Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NABATI Group, melalui unit bisnis PT Richeese Kuliner Indonesia (Richeese Factory) dan PT Kaldu Sari Nutrisun Indonesia, meluncurkan produk daging olahan pertama mereka, yaitu Richeese Factory Chicken Nugget, di gerai Richeese Factory Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Melalui produk itu, Nabati Group ingin membawa sensasi menyantap makanan berkualitas restoran ke rumah-rumah di Indonesia sehingga dapat dinikmati kapan saja.
Richeese Factory Chicken Nugget hadir dalam tiga pilihan rasa, yakni Crunchy Bubble, Classic Recipes, dan Flying Chicken—varian nugget ayam dengan tempura coating pertama di Indonesia, yang terinspirasi dari menu di Richeese Factory.
Baca juga : Jakarta Butchers' Challenge Mendorong Pertumbuhan Profesi Butcher di Indonesia
Seluruh pilihan rasa dapat diperoleh dengan harga yang lebih kompetitif, mulai dari Rp20.000 untuk Selection Series (250 gram) hingga Rp40.000 untuk Gold Series (500 gram).
"Kami menghadirkan produk ini karena tingginya keinginan pelanggan, terutama para ibu dan anak, yang menyukai makanan cepat saji berkualitas tinggi di Richeese Factory," kata Vice President of Frozen Food Furi Cahya Purnama.
"Hari ini, keinginan pelanggan untuk menikmati cita rasa makanan berkualitas restoran di rumah, kami wujudkan dengan produk Richeese Factory Chicken Nugget. We bring restaurant quality into your home," lanjutnya
Baca juga : Meat the Sea: Perpaduan Baru Royal Ambarrukmo Yogyakarta
Selain harga yang lebih kompetitif, Furi mengatakan, Richeese Factory Chicken Nugget hadir dengan tekstur daging yang lebih lembut dan juicy, berbalut tepung krispi yang crunchy, membuat setiap gigitan terasa nikmat sehingga tidak bisa berhenti mengunyah.
"Cita rasa sekelas restoran yang kaya kini hadir di rumah 24/7 (twenty four seven). Pelanggan pun bisa memperolehnya dengan mudah. Sebab, Richeese Factory Chicken Nugget akan tersedia secara bertahap di seluruh gerai Richeese Factory dan toko-toko makanan olahan di Tanah Air," tutur Furi.
Di tahap awal peluncurannya, Richeese Factory Chicken Nugget didistribusikan ke wilayah Pulau Jawa—meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur mulai pertengahan Maret.
Baca juga : Steak Hotel by Holycow! Ajak Nikmati Tujuh Jenis Steak Mancanegara
Selanjutnya, ketersediaan produk akan merata secara berkala ke seluruh Indonesia melalui gerai Richeese Factory, toserba, pasar swalayan, dan minimart terdekat, hingga toko makanan olahan eceran (frozen shop).
"Selain area ketersediaan, kami juga akan menambahkan varian rasa secara bertahap ke Richeese Factory Chicken Nugget, yang mana tentu saja, kami telah menyesuaikan varian rasa tersebut dengan selera pelanggan. Langkah ini selaras dengan semangat inovasi di Nabati Group," jelas Furi.
Pada momen peluncurannya, Richeese Factory juga menggelar aktivitas demo masak bersama sejumlah food influencer lokal, seperti Kamidia Radisti & Devina Hermawan.
Menurut Furi, keduanya mewakili sosok ibu yang selalu ingin memberikan makanan lezat berkualitas restoran untuk si kecil di rumah yang menginginkan olahan makanan berkualitas restoran untuk keluarga tercinta di rumah. (RO/Z-1)
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved