Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof Ari Fahrial Syam mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terlalu banyak mengonsumsi kue-kue lebaran karena bisa berdampak pada kesehatan.
Kue-kue lebaran saat ini seperti kue kering maupun kue cake (bolu) umumnya sangat manis dan mengandung coklat dan keju.
"Sering kali saya sampaikan bahwa coklat dan keju merupakan salah satu komponen makanan yang bisa menyebabkan gangguan pada kerongkongan atau yang kita bilang Lower Esophageal Sphincter (LES) jadi lemah," kata Prof Ari saat dihubungi, Selasa (24/3).
Akibatnya memungkinkan makanan bisa balik arah dan memicu menjadi Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Selain kue khas lebaran yang manis atau kombinasi keju dan cokelat. Makanan lainnya yang harus dibatasi yakni makanan yang biasa tersaji ketika momen lebaran seperti gulai, opor, dan sebagainya yang banyak mengandung lemak dan bersantan.
"Makanan yang bersantan dan berlemak akan mendorong kantong empedu yang sudah ada riwayat radang kronis menjadi radang kembali atau akan merangsang batu empedu sehingga menyebabkan nyeri," ujar dia.
Diketahui bahwa sebagian dari masyarakat punya masalah dengan kantong empedu yang mengalami peradangan kronis atau mungkin juga ada batu di kantong empedu. (Iam/I-1)
Konsumsi daging merah yang berlebihan dalam sesi AYCE dapat memicu masalah pencernaan serius, terutama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Apabila nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah, penderita disarankan untuk tidak memaksakan puasa.
Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali menjadi pemicu kekambuhan bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved