Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN makan sepuasnya atau All You Can Eat (AYCE) memang menggiurkan, namun kebiasaan ini perlu dilakukan dengan bijak.
Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, memperingatkan bahwa konsumsi daging merah yang berlebihan dalam sesi AYCE dapat memicu masalah pencernaan serius, terutama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Prof. Ari menjelaskan bahwa dominasi daging merah berlemak, seperti sapi, babi, atau kambing, menjadi faktor risiko utama.
"Jadi all you can eat itu juga salah satu faktor ya, kalau ini all you can eat-nya daging. Daging merah itu salah satu faktor risiko tuh kalau konsumsinya berlebihan-lebihan untuk kena GERD ya," ujar Ari, dikutip Kamis (19/3).
Menurut Prof. Ari, konsumsi daging merah dalam jumlah besar akan memicu peningkatan asam lambung.
Cairan asam tersebut kemudian naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi perih di ulu hati atau heartburn, yang merupakan gejala khas GERD.
Kondisi ini diperparah oleh durasi makan AYCE yang biasanya dibatasi hanya sekitar dua jam. Batasan waktu ini sering kali membuat pengunjung terburu-buru menghabiskan makanan dalam jumlah banyak.
Akibatnya, makanan tidak terkunyah dengan sempurna dan lambung dipaksa melebar secara mendadak atau mengalami dilatasi.
"Lambung memiliki kapasitas seperti kantong yang berukuran 600-800 cc. Jika diisi dengan makanan dengan jumlah yang melebihi kapasitasnya, akan terjadi lambung yang penuh, rasa ingin muntah, atau bisa menyebabkan sesak nafas dan jantung berdebar," jelasnya.
Dalam kondisi ekstrem, perut yang terlalu penuh dan tidak mampu mengeluarkan isinya secara alami memerlukan penanganan medis segera.
"Kalau dia mengalami kondisi itu makan All You Can Eat tiba-tiba perutnya terasa penuh, nggak bisa muntah, dia segera ke rumah sakit, karena nanti dipasang selang oleh dokter rumah sakit, untuk mengeluarkan cairan atau gasnya dari lambung," tegas Ari.
Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa kasus makan berlebihan yang sangat parah bahkan dapat menyebabkan kebocoran pada usus maupun lambung, yang mengharuskan pasien segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Agar tetap aman saat menikmati hidangan AYCE, Prof. Ari membagikan beberapa tips praktis:
Tidak sedikit orang yang ragu mengonsumsi herbal karena khawatir dapat memicu gangguan lambung.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan efek samping pemberian ibuprofen dengan dosis 200 mg per kilogram berat badan menyebabkan kerusakan pada mukosa lambung.
Ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan berlebihan, tubuh akan melepaskan hormon kortisol, yang dapat merusak lapisan lambung menyebabkan gangguan pencernaan.
penggunaan minuman berkarbonasi untuk bezoar diduga dapat membantu memecah bahan berserat dalam fitobezoar lambung yang menyumbat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved