Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENJADI single mother tak menghalangi seseorang untuk terus berkarya dan berdikari. Hal tersebut dialami oleh founder Zahin Digital Agency dan pemengaruh Fina Mairita.
Fina bertekad membuktikan perempuan bisa berkarya dan berdikari. Ia juga ingin menyuarakan kalau setiap orang, apalagi perempuan, berhak dan wajib bangkit dari keterpurukan.
Takdir menjadi single parent, membuat Fina tumbuh menjadi sosok yang lebih kuat dan kreatif. Ia memilih jalan menjadi influencer serta berhasil mendirikan Zahin Digital Agency pada pertengahan 2022.
Baca juga : Afirmasi Keterwakilan Perempuan hanya Formalitas!
"Zahin Digital Agency mempunyai visi misi untuk bermanfaat bagi manusia lain bukan sekadar mencari materi," ujar Fina di sela mengisi sharing session di Serasa Kuphie Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (9/7).
Mulai Februari 2023, Fina mengembangkan sayap dengan mendirikan Zahin Community. Ia berhasil membesut workshop perdana bertajuk 'Bangkitnya Single Mom' berkolaborasi dengan ItuBaik.
"Kemudian event keduanya berkolaborasi dengan Ditemenin dan Dompet Dhuafa di bulan Maret," ucap Fina.
Baca juga : Ciri-ciri Kanker Payudara, ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Seiring waktu, Fina mengaku terus mendapat kesempatan berbagi dengan lebih banyak orang. Ia diundang untuk menjadi pembicara di sebuah acara yang dihelat perusahaan provider ternama.
Fina mengatakan Zahin Community juga beberapa kali diajak menjadi mitra komunitas di beberapa acara. Salah satunya, event Radeyah Class Batch 3 yang dihelat artis Dini Aminarti.
Tak lantas puas, Fina mengaku ingin terus melebarkan sayap. Sampai akhirnya ia berhasil menggelar kegiatan sharing session bertajuk 'Kembali Kepada Allah' yang digelar di Serasa Kuphie Selatan, Jakarta Selatan, hari ini. Pada kegiatan ini, para peserta yang datang bisa deep talk bersama dirinya dan Ustazah Qutronada.
Baca juga : Putra Kiyana Rilis Single Nawasena
"Ini lebih ke sharing pengalaman dalam membagikan semangat dan afirmasi positif di ruang lingkup yang positif," ungkap mantan wartawan ini.
Ia berharap acara ini dapat menginspirasi dan membawa aura positif bagi banyak orang, khususnya bagi mereka yang sedang merasa terpuruk. Fina mengaku dirinya pernah berada di fase terpuruk hingga hampir menyudahi hidupnya. Namun, ia kemudian kembali kepada Allah dan berdoa meminta kekuatan untuk melanjutkan kehidupan.
"Saya pernah hampir bunuh diri karena merasa terpuruk. Jadi harapannya yang datang ke sini bisa termotivasi untuk terus bangkit dan maju," ujar dia.
Baca juga : Chris James Bahas Pentingnya Kasih Sayang yang Tulus di Single Roses
Fina menyebut setiap kegiatan yang digelar Zahin Community tidak hanay soal materi, tetapi menjalin dan membangun relasi jangka panjang.
"Semuanya lebih ke sejauh mana kebermanfaatan, dan yang paling penting manfaat bagi lebih banyak orang," ujar dia.
Fina telah menyiapkan event selanjutnya pada 31 Agustus 2024. Pada kegiatan ini akan digelar kelas mental health bersama dan kesehatan gigi yang masing-masing diisi pakar di bidangnya. Sejumlah publik figur ternama dan ustazah kondang juga akan hadir.
"Yang mau ikut bisa pantengin media sosialnya Fina Mairita dan akun Zahin Community dan Zahin Digital Agency," ujarnya. (Z-8)
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved