Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHKAN pada orang dewasa, membersihkan telinga bisa jadi hal menantang. Penggunaan cotton buda harus dengan berhati-hati dan hanya disarankan untuk bagian luar saja.
Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang aman untuk anak-anak? Atau sebenarnya perlukah membersihkan telinga anak?
Baca juga : Ikatan Batin Ibu dan Anak Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi
Melalui akun Instagramnya, @citra_amelinda, dr. Citra Amelinda, SpA memberikan edukasi seputar membersihkan telinga anak. Ia menjelaskan jika membersihkan kotoran telinga boleh dilakukan namun dengan kondisi tertentu. Selain itu, caranya harus tepat. Berikut beberapa di antaranya:
Baca juga : MPASI Buatan Sendiri Dipastikan Lebih Baik Dibandingkan yang Dijual di Pinggir Jalan
1. Gunakan Bola Kapas
Citra mengatakan waktu yang tepat untuk membersihkan telinga anak ialah sebelum mandi dengan menggunakan bola kapas untuk menyeka bagian belakang dan sekitar bagian luar telinga bayi. Jangan masukkan apapun ke dalam telinga, termasuk cotton bud sekalipun.
Baca juga : Bahaya Pemberian Pisang kepada Bayi di Bawah 6 Bulan
2. Tidak Perlu Dikorek
Lalu, bagaimana kalau anak ada kotoran telinga? Jawabannya tidak perlu dikorek. Citra mengatakan kotoran telinga tersebut berfungsi sebagai penyaring telinga melindungi dari air, infeksi, trauma, dan benda asing. Bersamaan dengan anak mengunyah dan berbicara, biasanya kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya.
Baca juga : Penting, Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan sejak Anak-Anak
"Jika kotoran telinga anak terlihat sudah keluar ke ujung telinga, bersihkan dengan kapas/kain lembab dengan lembut," tulis Citra di akun Instagram pribadinya dikutip Senin (1/7).
3. Hindari Penggunaan Obat
Citra juga mengatakan hindari penggunaan obat- obatan untuk membersihkan kotoran telinga tanpa anjuran dokter. Pasalnya, obat tersebut dikhawatirkan dapat merusak liang telinga dan bahkan memengaruhi pendengaran bayi.
Kotoran telinga hanya perlu dikeluarkan dari dalam telinga jika menimbulkan gejala seperti pendengaran berkurang dan bayi merasa tidak nyaman. Namun untuk pemberian obat, harus dilakukan oleh dokter.
"Niat hati ingin membersihkan telinga anak tapi apa daya malah risiko jadi luka. Kotoran telinga itu pada dasarnya merupakan pelumas yang tidak perlu dikuras. Ada beberapa anak yg memang kering, ada yang pelusmasnya banyak. Hal ini sudah bawaan masing-masing. Tubuh yang sehat dapat mengatur sendiri produksi pelumas telinga sehingga jadi tidak akan berlebihan. Jika ada keluhan baiknya diperiksakan ke dokter THT (spesialis telinga hidung tenggorokan) terdekat dan jangan dikorek," pungkasnya. (M-1)
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Karakteristik rambut seseorang, baik pada bayi maupun orang dewasa, ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang jauh lebih kompleks daripada sekadar dicukur.
Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Jakarta menegaskan bahwa mencukur rambut bayi tidak berkaitan dengan pertumbuhan rambut yang lebih lebat.
Pemberian ASI dan susu formula mungkin hal yang kelihatannya sepele. Namun kita harus menjamin kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved