Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI modest fashion (busana santun) Indonesia terus berkembang. Besarnya jumlah penduduk muslim di Tanah Air menjadi salah satu pendorongnya. Namun, para pelaku di industri ini tak hanya menyasar pasar dalam negeri. Sebagian dari mereka juga melebarkan sayap ke mancanegara yang pasarnya juga dinilai sangat potensial.
Tak mengherankan, gelaran fesyen berskala internasional selalu menjadi kesempatan emas yang dioptimalkan untuk menampilkan karya terbaik di mata global. Upaya itu pula yang sedang dilakukan empat jenama modest fashion lokal, Satinese, Visola, Hafita, dan Hijaberlin. Mereka mendapatkan kesempatan tampil di acara ASEAN International Fashion Week (AIFW), yang akan diselenggarakan pada 7-9 Juni di ArtScience Museum di Marina Bay Sands, Singapura. Keempat jenama itu akan menampilkan koleksi khusus yang dipersiapkan untuk acara bergengsi tersebut.
Nah, seperti apa koleksi yang akan mereka tampilkan? Berikut penjelasan empat perempuan pemilik jenama tersebut.
Baca juga : Gandeng Dokter Influencer Tiqasya, HijabChic Hadirkan Koleksi 'Aaarshiya'
Satinese adalah jenama yang terbilang cukup unik. Persis seperti namanya, Satinese menawarkan produk-produk pakaian berbahan satin. Karakteristik khas dari bahan satin yang lembut dan terlihat mewah diolah menjadi macam-macam pakaian daily wear yang trendi. Untuk acara AIFW mendatang pun Satinese akan menampilkan koleksi spesial yang terbuat dari bahan satin, selain juga mengeksplorasi bahan lainnya.
“Satinese menampilkan koleksi terbaru, yaitu konsep elegan yang dipresentasikan melalui bahan organza dan model plisket. Kami juga berinovasi dengan mengeksplorasi model attire yang sebelumnya jarang digunakan yaitu satin blazer. Satinese bertujuan untuk membangkitkan fashion uniqueness melalui satin blazer. Menawarkan attire yang cantik dan elegan,” terang Anggi Desthiati sang pemilik brand melalui percakapan daring, baru-baru ini.
Jenama selanjutnya yang siap menapaki runway AIFW adalah Visola. Jenama lokal satu ini lahir pada 2023 melalui produk sederhana berupa hijab motif Palestina yang dijual sebagai bentuk dukungan terhadap negara tersebut dalam konflik Palestina-Israel. Sejak itu, Visola merilis berbagai pakaian muslimah lainnya yang elegan.
Baca juga : Happy Jehan dan Gegfia Kolaborasi Rilis Jenama Ellaya dan Siap Ramaikan Fashion Tanah Air
Pada AIFW mendatang, Visola akan merilis koleksi terbarunya yang diberi nama Floral Reverie. “Koleksi terbaru dari Visola yang akan ditampilkan adalah Floral Reverie yang bertemakan nature sesuai warna dari produk-produk kami yang kebanyakan menggunakan warna-warna nature soft pastel. Terinspirasi dari Visola Holiday Collection yang kemarin mengeluarkan produk fesyen dari bahan-bahan eco-friendly, lalu exploring toko-toko parfum lokal di berbagai kota Indonesia terciptalah desain ide untuk koleksi terbaru Visola Floral Reverie,” jelas Stephanie Ade Irawan pemilik jenama Visola.
Selanjutnya, jenama yang juga tidak ketinggalan akan menunjukkan koleksi terbarunya adalah Hafita. Jenama dengan pengaruh desain khas Aceh yang kuat ini akan tampil di AFDS sebagai salah satu agenda dalam roadshow internasional yang sedang mereka lakukan. Spesial untuk AIFW, Hafita akan menampilkan koleksi ready to wear dengan gaya feminine romantic.
“Hafita menghadirkan berbagai macam pilihan cutting berpotongan H, I, dan A line dengan menggunakan bahan baku premium yaitu satin silk, credenza, dobby poly micro dengan motif digital printing khas Aceh dan detail bordir cantik Pinto Aceh dengan kombinasi lace, tulle, dan renda untuk semakin memperkuat kecantikan koleksi busana HAFITA,” ungkap Cut Hafita Aini selaku pemilik jenama.
Jenama terakhir yang juga akan mempertontonkan koleksi terbarunya di AIFW adalah Hijaberlin. Jenama asal Depok ini adalah salah satu jenama favorit para jemaah haji dan umrah. Pilihan produk ready to wear dan mukena premiumnya yang mewah selalu jadi incaran para jemaah yang hendak berangkat atau baru pulang dari Tanah Suci. Untuk AIFW, Hijaberlin telah mempersiapkan koleksi eksklusif yang telah mulai dirancang sejak beberapa bulan sebelumnya untuk menghasilkan koleksi yang mengagumkan.
“Kami menyambut baik kesempatan untuk tampil di AIFW. Saya dan tim desainer ingin memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menunjukkan identitas Hijaberlin melalui produk-produk kami yang premium. Kami sudah mempersiapkan koleksi dress cut out yang dikombinasikan dengan layering untuk menjaga ke-modest-annya. Ornamen sequins-nya juga dirancang sedemikian rupa agar terlihat bold tapi tetap elegan,” jelas Ayu May Fakih, pemilik brand Hijaberlin. (X-8)
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Naomi Osaka mencuri perhatian di Australia Terbuka 2026 dengan jaket ubur-ubur karya Robert Wun. Simak inspirasi di balik gaya ikoniknya di sini.
Melalui kesepakatan ini, Tommy Hilfiger akan menjadi penyedia pakaian resmi bagi para pemain dan staf teknis Liverpool saat kedatangan di hari pertandingan (matchday arrivals).
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Alia menjelaskan lahirnya brand ini dari pengalaman personal pencarian busana syar’i yang nyaman, bermakna, dan tetap berkelas.
Zaskia dan Shireen Sungkar mengajak audiens untuk merenungkan kembali makna warisan yang tidak hanya berwujud karya fisik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang diteruskan lintas generasi.
Selama empat hari pelaksanaan, JMFW 2026 yang mengusung tema 'Essential Lab dikunjungi oleh 11.459 orang. JMFW 2026 juga diikuti oleh 242 jenama Tanah Air.
ISSA Group tampil di panggung Fashion Nation 2025 di Main Atrium Senayan City dengan mengangkat tema “Synthesis”.
Taqeeya merupakan pionir busana muslimah premium dengan dedikasinya selama 18 tahun serta meraih predikat The Best Abaya Brand pada ajang Istanbul Halal Expo 2024.
Berkesempatan menjadi dosen tamu, desainer Ivan Gunawan membagikan berbagai pandangan penting seputar dunia modest fashion yang terus berkembang pesat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved