Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI modest fesyen Tanah Air terus mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Haadiya Syari hadir sebagai pemain baru dengan harapan dapat memberikan makna pada pakaian modest Indonesia.
Acara peluncuran brand modest fesyen ini dilakukan di Dailah Restoran, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).
Acara peluncuran brand ini diawali kajian oleh ustaz Sidqi Kamal Zimah yang bertema How to be Inspired by Faith, Rooted in Values. Tema ini sejalan dengan brand tagline Haadiya Syari, yaitu Inspired by Faith, Rooted in Values. Tema ini mengedepankan sisi penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla yang berakar pada iman dan nilai-nilai Islam.
Setelah kajian, pengunjung diberi kesempatan berbincang dengan Alia Karenina selaku Founder brand Haadiya Syari. Acara ini terbilang unik, karena dekorasi acara dibuat minimalis hanya dengan menggunakan kain.
"Saya ingin semua acara yang dibuat oleh Haadiya sebisa mungkin lebih mindful dan tidak menimbulkan limbah atau kerusakan pada lingkungan. Saya menggunakan kain-kain sebagai dekorasi, agar nantinya kain-kain ini pun dapat dipergunakan kembali sebagai tas ataupun sarung bantal, sehingga memperpanjang masa hidup kain tersebut."
"Saya tidak mau menggunakan bunga segar yang dipotong sebagai dekorasi acara, karena saya percaya, sesuatu yang hidup harus dibiarkan hidup, tidak untuk diambil dan hanya dipakai sementara. Ini tak sesuai dengan nilai filosofis brand Haadiya,” kata Alia.
Brand Haadiya merepresentasikan keberlanjutan dan masa hidup lebih panjang dengan niat menjaga titipan Allah. Brand ini tidak menganut prinsip sesuatu yang cepat dan nantinya akan cepat hilang.
Alia menjelaskan lahirnya brand ini dari pengalaman personal pencarian busana syar’i yang nyaman, bermakna, dan tetap berkelas.
“Saya ingin sama-sama belajar bersama dengan muslimah lain agar tetap istikamah berpakaian syar’i sesuai syariat Islam. Juga, untuk mengubah persepsi negatif atas perempuan berpakaian syar’i bahwa syar’i bukan sesuatu yang tertinggal, melainkan pilihan sadar dengan penuh kekuatan berlandaskan ketakwaan dan penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla,” kata Alia.
Melalui tema In Return, Haadiya ingin mengajak audiens memahami bahwa setiap pilihan yang dilandasi niat baik selalu memberi balasan. Ketika seorang perempuan memilih modesty, dia tidak kehilangan apapun justru ia menerima ketenangan, kejernihan, dan kekuatan batin.
Dalam koleksi kapsul perdana ini, Haadiya juga berkolaborasi dengan desainer Adrie Basuki untuk bahan batik Sadabhumi yang lahir dari filosofi perjuangan penuh makna, terinspirasi dari pejuang kanker.
"Saya memahami perjuangan ini karena pengalaman personal. Saya harap dengan kolaborasi ini, semakin banyak brand terinspirasi berkolaborasi dengan pejuang hebat yang sedang menghadapi ujian dalam hidupnya.”
Meski tidak memiliki background fesyen designer, Alia merupakan sosok sangat terbuka untuk kolaborasi dengan pelaku fesyen lain agar dapat sama-sama bekerja sama mengembangkan industri modest fesyen Tanah Air.
“Saya rasa kini sudah bukan waktunya tampil sendiri. Saya justru ingin lebih mengedepankan kolaborasi dengan banyak pihak mempererat ukhuwah dan silaturahmi,” ujar Alia.
Pada peluncuran ini, Alia tak hanya memperkenalkan brand Haadiya, tapi juga melakukan relaunching brand modest fashion yang sudah lebih dulu diluncurkan pada 2022 silam, yaitu Aleiya.
"Aleiya lebih dulu diluncurkan dan kini sedang mengalami transformasi brand yang lebih mengutamakan kesederhanaan dalam desain. Harapannya, bisa masuk pada generasi lebih muda serta ingin mulai memakai pakaian modest,” kata dia.
Acara inreturn, Haadiya x Aleiya launching ini turut disponsori BTN, Bank Syariah Nasional (BSN), Rumah Wakaf Indonesia, Martha Tilaar dan brand lain yang memiliki visi sejalan dalam mendorong gaya hidup lebih bernilai, bertanggung jawab, serta berdampak bagi masyarakat. "Mulai 18 Februari 2026, pembelian untuk Haadiya Syari dan Aleiya bisa dilakukan melalui website inreturn.co," pungkas Alia. (H-2)
Gelaran IFA yang memasuki tahun ketiga ini mengusung tema “Sophisticated”, dengan kegiatan meliputi peragaan busana, pameran, hingga penghargaan.
Busana yang dikenakan Adelia tersebut merupakan koleksi Lebaran dari jenama Lina Sukijo bertajuk Gema Rayya.
Arumi memilih atasan berbentuk seperti mantel panjang berwarna merah marun, pilihan warna yang memberikan kesan megah dan berwibawa.
Khanaan mempersembahkan 36 koleksi bertema Smaranaa yang memadukan nilai memori, kehangatan, dan elegansi khas Hari Raya.
Lebih dari sekadar aksesori, cape dirancang sebagai perpanjangan siluet yang mengalir lembut dari bahu, membingkai tubuh dengan proporsi harmonis dengan kesan anggun yang kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved