Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta Fitri Hudayani mengungkapkan bahwa hormon pertumbuhan dan asupan gizi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tinggi badan anak.
"Anak laki-laki bisa terus tumbuh hingga usia 20 tahun, sementara anak perempuan hingga usia 18 tahun. Dalam masa pertumbuhan tersebut, orang tua dianjurkan untuk memberikan asupan gizi yang berkualitas," ungkap Fitri Hudayani, seperti dikutip dari Antara, Senin (13/5).
Namun, dalam beberapa kasus, pertumbuhan anak bisa melebihi standar. Fitri menjelaskan bahwa produksi hormon pertumbuhan yang berlebihan bisa memengaruhi proses pemanjangan tulang, sehingga memerlukan pengkajian khusus oleh ahlinya.
Baca juga : Agar tidak Mudah Sakit di Musim Hujan, Anda Diingatkan terapkan Pola Makan Sehat
Untuk mendukung pertumbuhan anak secara alami, orang tua disarankan untuk memberikan makanan yang kaya protein, seperti ikan, daging, telur, dan sayuran hijau. Selain itu, kalsium dari susu juga penting untuk pertumbuhan tulang.
Fitri juga menekankan pentingnya pola makan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, disertai dengan aktivitas fisik yang cukup.
"Hindari konsumsi gula berlebihan, karena hal itu dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes, yang juga berpotensi memengaruhi hormon pertumbuhan," kata dia.
Sebelumnya, beredar kabar tentang seorang anak laki-laki kelas 6 SD di Kabupaten Kerinci, Jambi, yang tinggi badannya mencapai dua meter. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa tubuhnya lebih besar dari anak-anak seusianya. (Z-10)
Penuaan pada manusia bukanlah sesuatu yang terjadi secara alami tanpa sebab, melainkan dampak langsung dari penurunan kadar hormon dalam tubuh.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon di dalam tubuh
Hormon menjadi faktor adanya penumpukan lemak, memang risikonya terjadi pada usia di atas 40, terutama pada perempuan.
Masalah ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak, dengan manifestasi klinis mulai dari jerawat persisten hingga gangguan kesuburan.
Pemeriksaan hormon rutin, yang umumnya menggunakan metode imunologi, kurang sensitif untuk membaca hormon dalam kadar yang sangat kecil, terutama pada perempuan dan anak-anak.
Kesehatan tubuh kita sangat bergantung pada asupan nutrisi yang memadai, termasuk vitamin yang berperan penting dalam berbagai fungsi vital.
Dokter bedah umum dari Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), dr. Retno Putri Arini, Sp.B, mengungkapkan bahwa penggunaan toilet jongkok lebih baik untuk penderita wasir
Status kecukupan vitamin D yang berlaku baik untuk anak maupun dewasa adalah 30-100 iu untuk status normal, insufisiensi diantara angka 20-30 nano per mililiter (ng/mL).
Kandungan gizi mikro susu, terutama vitamin C, zat besi, zinc dan asam folat itu sangat diperlukan untuk perkembangan otak anak di masa sekolah.
Semakin Berkembangnya tren gaya hidup sehat, Semakin banyak wanita yang mencari cara yang efektif untuk mengurangi berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan
Angka prevalensi stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 27,3%, lebih tinggi daripada prevalensi nasional, yaitu 21,6% pada 2022.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved