Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Trump Pertimbangkan Tarik AS dari NATO, Tuntut Manfaat Aliansi

Media Indonesia
03/4/2026 12:21
Trump Pertimbangkan Tarik AS dari NATO, Tuntut Manfaat Aliansi
Ilustrasi.(Freepik)

HUBUNGAN diplomatik antara Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berada di titik nadir. Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, secara terbuka menyeru negara-negara anggota aliansi untuk membuktikan nilai strategis dan manfaat nyata keberadaan NATO bagi Washington.

Pernyataan keras ini muncul setelah Presiden Donald Trump menyatakan kekecewaannya terhadap aliansi tersebut. Whitaker menegaskan bahwa masa depan keanggotaan Amerika Serikat kini berada di tangan Presiden.

"Presiden akan membuat keputusan. Dia akan mengatakan apakah Amerika Serikat akan melanjutkan hubungan ini atau tidak," ujar Whitaker dalam wawancara dengan Fox News, Kamis (2/4). "Sekaranglah saatnya bagi sekutu NATO kita untuk menjelaskan alasan mereka bermanfaat bagi Amerika Serikat, dan meningkatkan dukungan."

Kekecewaan Trump atas Penolakan Dukungan terhadap Iran

Ketegangan ini dipicu oleh penolakan NATO untuk mendukung operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran. Pada Rabu lalu, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan secara serius untuk menarik AS keluar dari aliansi yang telah berdiri sejak 1949 tersebut.

Trump menyebut sikap pasif NATO sebagai kesalahan besar dan menilai hal tersebut mencerminkan hubungan yang tidak seimbang. Bagi Trump, operasi militer terhadap Iran adalah ujian loyalitas dan dukungan NATO bagi AS.

"Washington kecewa dengan sikap aliansi tersebut dan tidak akan melupakannya. Bantuan dari NATO tidak lagi dibutuhkan," tegas Trump dalam pernyataan sebelumnya.

Perbedaan Paradigma: Tindakan vs Dialog

Whitaker menyoroti adanya jurang perbedaan pendekatan yang mendalam antara Washington dan negara-negara Eropa. Menurutnya, Amerika Serikat saat ini lebih mengedepankan tindakan nyata (action-oriented), sementara sekutu-sekutunya di Eropa cenderung terjebak dalam retorika dialog dan pembahasan yang berkepanjangan.

Untuk membahas krisis kepercayaan ini, Whitaker dijadwalkan melakukan perjalanan ke Washington pada minggu depan. Ia tidak sendiri. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, dipastikan akan ikut serta untuk bertemu langsung dengan Presiden Trump guna melakukan pembicaraan tingkat tinggi terkait masa depan aliansi.

Analisis Strategis: Ancaman penarikan diri AS dari NATO dapat mengubah peta keamanan global secara drastis. Sebagai penyumbang anggaran terbesar, keluarnya AS akan melemahkan kekuatan pertahanan kolektif Eropa di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Hingga saat ini, para pemimpin Eropa belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Whitaker. Namun, pertemuan antara Mark Rutte dan Donald Trump minggu depan diprediksi akan menjadi penentu apakah aliansi transatlantik ini akan bertahan atau berakhir pada perpecahan sejarah. (SputnikAnt/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya