Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Kuba, Senin (16/3). Di saat yang bersamaan, negara komunis tersebut tengah didera kegelapan total akibat ambruknya jaringan listrik nasional yang diperparah embargo minyak ketat dari Washington.
Setelah hampir tujuh dekade menentang Amerika Serikat, otoritas Havana kini berada di bawah tekanan masif dari pemerintahan Trump yang tampaknya bertekad melakukan perubahan drastis di pulau tersebut.
"Anda tahu, sepanjang hidup saya, saya telah mendengar tentang Amerika Serikat dan Kuba. Kapan Amerika Serikat akan melakukannya?" ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
"Saya benar-benar percaya saya akan... mendapat kehormatan untuk mengambil alih Kuba," tambah Trump. "Apakah saya membebaskannya, atau mengambilnya, saya pikir saya bisa melakukan apa pun yang saya inginkan terhadap mereka, jika Anda ingin tahu kebenarannya. Mereka adalah negara yang sangat lemah saat ini."
Ancaman eksplisit ini muncul saat penduduk Kuba yang berjumlah 9,6 juta jiwa harus berjuang menghadapi pemadaman listrik total. Union Nacional Electrica de Cuba (UNE) menyatakan "penghentian total jaringan nasional" telah terjadi, meski upaya pemulihan mulai dilakukan.
Sistem pembangkit listrik Kuba yang menua telah lama berada dalam kondisi memprihatinkan, dengan pemadaman harian hingga 20 jam menjadi norma di beberapa wilayah. Namun, kondisi ini kian memburuk sejak AS menggulingkan sekutu utama Kuba, Nicolas Maduro di Venezuela, pada awal Januari lalu.
Trump mempertahankan blokade minyak secara de facto, yang mengakibatkan tidak ada minyak yang masuk ke pulau itu sejak 9 Januari. Selain menghantam sektor listrik, kelangkaan bahan bakar juga memaksa maskapai penerbangan mengurangi penerbangan, yang menjadi pukulan telak bagi sektor pariwisata.
Sebagai upaya meredakan tekanan ekonomi, Menteri Perdagangan Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Kuba, Oscar Perez-Oliva, mengumumkan kebijakan mengejutkan bahwa para eksil Kuba kini diizinkan berinvestasi dan memiliki bisnis di sana.
"Kuba terbuka untuk memiliki hubungan komersial yang lancar dengan perusahaan-perusahaan AS," kata Perez-Oliva kepada NBC News. Ia menambahkan bahwa peluang ini juga terbuka bagi "orang-orang Kuba yang tinggal di Amerika Serikat dan keturunan mereka."
Kelangkaan makanan, obat-obatan, dan listrik telah memicu frustrasi warga yang berujung pada protes langka. Akhir pekan lalu, massa merusak kantor provinsi Partai Komunis Kuba di kota Moron. Polisi menangkap 14 orang terkait insiden tersebut.
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengakui melalui unggahan di media sosial X mengenai "ketidakpuasan yang dirasakan rakyat kami karena pemadaman listrik yang berkepanjangan." Namun, ia menegaskan, "Apa yang tidak akan pernah bisa dimengerti, dibenarkan, atau diterima adalah kekerasan."
Di sisi lain, Trump berdalih bahwa blokade bahan bakar ini adalah respons terhadap "ancaman luar biasa" yang ditimbulkan Kuba terhadap AS. Ia memberi isyarat bahwa kesepakatan dengan Kuba mungkin akan segera terjadi setelah pemerintahannya menyelesaikan konflik dengan Iran.
"Saya pikir kita akan segera membuat kesepakatan atau melakukan apa pun yang harus kita lakukan," ujar Trump. (AFP/Z-2)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Ketegangan AS-Kuba memuncak. Presiden Díaz-Canel tuduh AS manfaatkan krisis listrik untuk invasi, sementara Trump beri sinyal tindakan segera.
Ukraina umumkan status darurat sektor energi akibat serangan rudal Rusia di tengah musim dingin ekstrem. Presiden Zelensky bentuk satgas khusus 24 jam.
KABUPATEN Tapanuli Utara, Sumatra Utara, mengalami krisis pasokan listrik akibat banyaknya infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat gempa, terutama tiang dan penyulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved