Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Korban Jiwa Serangan AS-Israel di Iran Tembus 1.000 Orang

Akmal Fauzi
04/3/2026 21:04
Korban Jiwa Serangan AS-Israel di Iran Tembus 1.000 Orang
Warga berkumpul menyampaikan duka di Teheran, Iran, atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei(AFP)

SITUASI di Timur Tengah semakin mencekam. Jumlah korban tewas akibat operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di wilayah Iran kini dilaporkan telah melampaui angka seribu jiwa.

Update Jumlah Korban

Berdasarkan data terbaru, intensitas serangan udara tersebut mengakibatkan lonjakan korban yang signifikan:

  • Laporan Kantor Berita Tasnim: Mengutip Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs, jumlah korban tewas kini telah mencapai 1.045 orang.
  • Data Bulan Sabit Merah: Sebelumnya pada Selasa (3/3), Bulan Sabit Merah Iran merilis angka 787 korban jiwa, yang mencakup warga sipil maupun personel militer.

Kronologi Serangan dan Dampak

Agresi militer ini dimulai sejak Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. Pasukan gabungan AS dan Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke berbagai titik strategis, termasuk ibu kota Teheran.

Dampak dari operasi ini sangat masif:

  • Kehilangan Kepemimpinan: Televisi pemerintah Iran telah mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam serangan tersebut.
  • Kerusakan Infrastruktur: Selain jatuhnya korban sipil, sejumlah target strategis dilaporkan mengalami kerusakan parah.
  • Aksi Balasan: Sebagai respons, Iran segera meluncurkan serangan rudal balasan yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS yang tersebar di Timur Tengah.

Situasi Terkini

Operasi militer yang masih berlangsung hingga saat ini telah memicu eskalasi tajam di seluruh kawasan. Gelombang baku tembak rudal yang terus berlanjut tidak hanya meningkatkan jumlah korban jiwa, tetapi juga menciptakan guncangan politik dan keamanan yang luas di skala internasional.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya