Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kematian Ayatullah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 telah menciptakan kekosongan kekuasaan paling krusial dalam sejarah modern Iran. Sebagai otoritas tertinggi yang memegang komando militer, peradilan, dan kebijakan luar negeri, profil penggantinya akan menentukan apakah Timur Tengah akan terjerumus ke dalam konflik yang lebih dalam atau menemukan titik keseimbangan baru.
Sesuai dengan Pasal 111 Konstitusi Iran, saat ini kekuasaan dijalankan oleh dewan sementara yang terdiri dari Presiden Masoud Pezeshkian, Kepala Peradilan Gholamhossein Mohseni Ejei, dan ulama senior Alireza Arafi. Dewan ini bertugas menjaga stabilitas hingga Dewan Ahli (Assembly of Experts) memilih pemimpin tetap.
Putra kedua Khamenei ini dikenal memiliki hubungan sangat erat dengan Garda Revolusi (IRGC). Kekhawatiran akan radikalisme sering dialamatkan kepadanya karena ia dianggap mewakili kepentingan faksi militer yang ingin Iran tetap berada pada jalur konfrontatif terhadap Barat. Namun, tantangan terbesarnya adalah stigma "kepemimpinan turun-temurun" yang sangat dibenci sejak revolusi 1979.
Arafi mewakili faksi ulama tradisional yang setia pada ideologi negara namun lebih terukur secara politik. Sebagai kepala seminari di Qom, ia memiliki legitimasi keagamaan yang lebih kuat dibandingkan Mojtaba, yang menjadikannya kandidat "aman" bagi para ulama senior.
Ada anggapan bahwa pemimpin baru akan menggunakan retorika radikal untuk mengonsolidasi kekuasaan di awal masa jabatan. Dalam situasi perang atau tekanan eksternal, menunjukkan sikap kompromi bisa dianggap sebagai kelemahan oleh faksi garis keras dalam negeri. Oleh karena itu, pasca-2026, Iran mungkin akan terlihat lebih agresif secara retorika sebagai bentuk pertahanan diri (survival mode).
Meskipun ideologi tetap menjadi panglima, pemimpin baru Iran tidak bisa mengabaikan realitas ekonomi. Mata Uang Rupiah di pasar internasional mungkin tidak terdampak langsung, namun fluktuasi harga minyak akibat ketegangan di Selat Hormuz akan menekan ekonomi Iran sendiri. Jika pemimpin baru terlalu radikal hingga memicu sanksi yang lebih berat, ia berisiko menghadapi pemberontakan domestik dari generasi muda Iran yang semakin vokal menuntut perubahan. (E-4)
Perdana Menteri Keir Starmer dan Donald Trump bahas krisis Selat Hormuz. Harga minyak melonjak ke US$106 per barel akibat blokade Iran.
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Kapal induk tercanggih AS, USS Gerald R. Ford, terpaksa menuju Kreta untuk perbaikan setelah kebakaran di ruang laundry.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tudingan keras kepada Presiden Israel Isaac Herzog terkait janji pengampunan bagi Benjamin Netanyahu yang disebut tidak pernah ditepati.
KETEGANGAN di kawasan Teluk kian memuncak setelah Iran mengeluarkan peringatan keras akan memasang ranjau di seluruh jalur komunikasi di Teluk Persia.
PASAR saham dunia rontok pada Senin (23/3) sementara harga minyak melonjak tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pemimpin Iran saling lempar ancaman.
IRAN mengklaim mulai memungut biaya transit sebesar 2 juta dolar AS atau sekitar Rp32 miliar dari sejumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz
IRAN mengklaim telah melancarkan serangan udara yang menargetkan aset militer Amerika Serikat Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi dan Bahrain.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved