Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Trump Sebut Warganya Mungkin Tewas, Iran Kirim 75 Rudal ke Israel

Wisnu Arto Subari
28/2/2026 16:26
Trump Sebut Warganya Mungkin Tewas, Iran Kirim 75 Rudal ke Israel
Serangan Israel ke Iran.(moneycontrol)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyadari bahwa nyawa warga AS mungkin akan hilang sebagai akibat serangannya ke Iran. Media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran melaporkan bahwa puluhan rudal balistik diluncurkan ke arah Israel setelah serangan tersebut.

Nour News, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan rudal-rudal tersebut ditembakkan sebagai tanggapan atas serangan tersebut. Media berbahasa Inggris Iran, Press TV, melaporkan bahwa 30 hingga 75 rudal sedang keluar dari Iran saat ini. 

Kantor Berita Mehr mengatakan rudal-rudal tersebut menargetkan seluruh Palestina merujuk kepada Israel. Kantor berita negara Iran, IRNA, mengatakan Presiden Masoud Pezeshkian masih hidup dan dalam kondisi kesehatan yang baik di tengah meningkatnya ketegangan.

Militer Israel mengatakan rudal-rudal diluncurkan dari Iran, memicu sirene di beberapa daerah. Israel menyatakan keadaan darurat dan menyarankan warga untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan.

Operasi Epic Fury

AS secara resmi menamai kampanye militer yang sedang berlangsung melawan Iran sebagai Operasi Epic Fury. Ini karena serangan gabungan AS-Israel terus berlanjut di beberapa kota Iran dan Teheran meluncurkan rudal balistik ke arah Israel.

Ledakan dilaporkan terjadi di Teheran, termasuk di daerah tempat kementerian dan kompleks militer berada. Ledakan tambahan dilaporkan terjadi di Kermanshah, Lorestan, Tabriz, Isfahan, dan Karaj.

Netblocks, kelompok pemantau internet, mengatakan akses internet di beberapa bagian Iran, termasuk Teheran, terganggu, dengan konektivitas hanya 54 persen dari tingkat normal.

Trump menuduh Teheran berupaya membangun kembali program nuklirnya setelah serangan AS musim panas lalu, yang sebelumnya ia katakan telah menghancurkan fasilitas-fasilitas penting. Ia juga menyerukan kepada warga Iran untuk 'mengambil alih pemerintahan Anda.'

Iran secara konsisten menyatakan bahwa program nuklirnya adalah untuk tujuan sipil.

Dorong warga Iran 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk menghilangkan apa yang ia gambarkan sebagai ancaman eksistensial. Ia mengatakan aksi bersama oleh Israel dan AS akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani untuk menentukan nasib mereka sendiri dan memuji Trump atas kepemimpinan bersejarahnya.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara gabungan tersebut bertujuan untuk membongkar aparat keamanan Iran.

Serangan terhadap target Iran dimulai lebih awal dan telah digambarkan oleh pejabat AS dan Israel sebagai tindakan terkoordinasi. Penamaan resmi kampanye tersebut sebagai Operasi Epic Fury dilakukan setelah beberapa hari dilaporkan adanya aktivitas militer.

Trump sebelumnya mengatakan serangan AS musim panas lalu telah menghancurkan fasilitas nuklir Iran. Teheran membantah mengejar senjata nuklir dan tetap mempertahankan bahwa program nuklirnya adalah untuk penggunaan sipil.

Israel telah berulang kali menyatakan bahwa mereka memandang kemampuan nuklir Iran sebagai ancaman keamanan langsung dan sebelumnya telah melakukan serangan yang menargetkan aset-aset yang terkait dengan Iran di wilayah tersebut. (moneycontrol/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya