Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif globalnya sebagai langkah yang sangat mengecewakan. Ia bahkan menuding para hakim yang berseberangan dengannya sebagai antek-antek asing tanpa ada bukti konkret.
Dalam konferensi pers, Trump mengaku malu terhadap sebagian hakim yang terlibat dalam keputusan tersebut. Ia menilai mereka tidak patriotik dan tidak setia pada konstitusi.
Meski demikian, Trump langsung mengumumkan langkah baru dengan rencana penerapan tarif global sementara sebesar 10%. Kebijakan ini akan menggunakan dasar hukum berbeda, yakni Trade Act of 1974, bukan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) yang saat ini menjadi sumber sengketa dengan Mahkamah Agung.
Mahkamah Agung sebelumnya memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya saat menerapkan tarif luas dengan menggunakan undang-undang yang seharusnya diperuntukkan bagi situasi darurat nasional.
Dalam putusan 6-3, Ketua Mahkamah Agung John Roberts menyatakan bahwa presiden mengeklaim kekuasaan luar biasa untuk secara sepihak memberlakukan tarif tanpa batas jumlah, durasi, dan cakupan, tanpa dasar hukum yang jelas bahwa IEEPA dapat digunakan untuk kebijakan tarif.
Putusan ini tidak membatalkan seluruh kebijakan tarif Trump, melainkan hanya yang diterapkan berdasarkan undang-undang darurat tahun 1977 tersebut.
Dalam pendapat berbeda, Hakim Brett Kavanaugh menyebut keputusan itu kemungkinan tidak akan membatasi kewenangan tarif impor AS oleh presiden ke depan, tetapi berpotensi menimbulkan kerumitan administratif, termasuk kewajiban pengembalian miliaran dolar kepada pelaku usaha.
Reaksi terhadap putusan ini beragam. Sejumlah politisi Partai Demokrat dan sebagian Republik menyambutnya sebagai kemenangan bagi konsumen sekaligus penegasan prinsip pemisahan kekuasaan. Kelompok usaha kecil juga mendukung keputusan tersebut dan bahkan mendesak adanya pengembalian dana atas tarif yang telah dibayarkan.
Namun di tingkat global, tanggapan mitra dagang AS cenderung berhati-hati. Beberapa negara menyatakan masih mempelajari implikasi putusan tersebut, sembari menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi internasional. (E-3)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan untuk membatalkan sebagian kebijakan tarif global yang diterapkan Donald Trump.
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
MAHKAMAH Agung Amerika Serikat lewat putusannya membatalkan sejumlah kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Trump menyebut ada kemungkinan pengaruh asing
Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan untuk membatalkan sebagian kebijakan tarif global yang diterapkan Donald Trump.
Mahkamah Agung AS menolak otorisasi Presiden Donald Trump untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi agen ICE di Chicago.
Mayoritas konservatif di Mahkamah Agung AS tampak cenderung mendukung pemerintahan Trump dalam kasus pemecatan Rebecca Slaughter dari FTC.
Mahkamah Agung Amerika Serikat memperpanjang izin sementara bagi pemerintahan Trump untuk menahan pembayaran penuh bantuan pangan SNAP, menunggu keputusan Kongres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved