Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Dokumen AS Ungkap Rencana Bannon dan Epstein Gulingkan Paus

Ferdian Ananda Majni
16/2/2026 20:06
Dokumen AS Ungkap Rencana Bannon dan Epstein Gulingkan Paus
Donald Trump dan Jeffrey Epstein.(Al Jazeera)

DOKUMEN yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengungkap komunikasi antara eks penasihat Gedung Putih Steve Bannon dan terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang membahas rencana untuk menggulingkan Paus Fransiskus

Percakapan tersebut menyoroti upaya menjadikan Vatikan sebagai bagian dari agenda politik populisme sayap kanan global. Dokumen tersebut memuat percakapan antara Bannon dan Epstein pada 2019, termasuk log obrolan, email, dan pesan teks. 

Dalam salah satu pesan teks pada Juni 2019, Bannon menuliskan daftar pihak yang dianggap sebagai lawan politiknya, yakni Keluarga Clinton, Xi Jinping, Fransiskus, Uni Eropa. 

"Kita akan menjatuhkan Fransiskus," tambahnya dalam dalam pernyataan seperti dikutip CNN, Selasa (16/2).

Berkas tersebut juga mengungkap bahwa Bannon berupaya melibatkan Epstein sebagai produser eksekutif dalam proyek film dokumenter yang dirancang secara tertutup. 

Film itu disebut akan membahas budaya kerahasiaan dan dugaan kemunafikan di dalam hierarki Gereja Katolik. Bannon meyakini pengungkapan skandal internal dapat memicu kemarahan publik dan berpotensi melemahkan posisi Paus.

Selain itu, dokumen tersebut menunjukkan ketertarikan Epstein terhadap kondisi keuangan dan dinamika internal Vatikan. 

Berdasarkan riwayat pembelian dan korespondensinya, Epstein diketahui mempelajari berbagai teori konspirasi terkait Vatikan, isu korupsi perbankan, hingga perebutan kekuasaan di Tahta Suci.

Dalam salah satu email kepada saudaranya, Mark Epstein, ia bahkan melontarkan komentar merendahkan terhadap Paus saat kunjungan Fransiskus ke New York pada 2015. Pesan itu dinilai mencerminkan sikap Epstein yang menentang otoritas kepausan.

Penulis biografi Paus Fransiskus, Austen Ivereigh, sebelumnya juga menyinggung ada upaya sistematis dari sejumlah kelompok untuk menggoyang kepemimpinan Paus.

"Ada kampanye jelas dan terpadu di antara sejumlah tokoh dan lembaga tradisionalis untuk menjatuhkan Fransiskus atas nama semacam pemurnian," kata Ivereigh.

Kampanye tersebut disebut berkaitan dengan keinginan untuk memurnikan Gereja dari pengaruh yang dianggap liberal, terutama dalam isu hak-hak LGBTQ, imigrasi, dan perubahan iklim, tema-tema yang selama ini secara terbuka dibela oleh Paus Fransiskus.

"Yang sekarang menjadi jelas adalah bagaimana tokoh-tokoh seperti Bannon mencoba menyalurkan sumber daya dari jaringan seperti Epstein untuk mencapai tujuan politik ini," sebut Ivereigh lagi.

Hingga kini, Bannon belum memberikan tanggapan resmi atas dokumen tersebut. Pihak Vatikan juga belum menyampaikan pernyataan terkait temuan itu.

Meski demikian, sejumlah sumber internal menyebut kemunculan dokumen-dokumen tersebut memperkuat kekhawatiran lama mengenai kemungkinan campur tangan politik dalam dinamika kepausan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik