Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Dugaan Aliran Dana Epstein: Diplomat Norwegia Mona Juul Diselidiki Atas Dugaan Korupsi 

Thalatie K Yani
10/2/2026 05:23
Dugaan Aliran Dana Epstein: Diplomat Norwegia Mona Juul Diselidiki Atas Dugaan Korupsi 
Diplomat senior Norwegia, Mona Juul, dan suaminya diselidiki polisi terkait hubungan dengan Jeffrey Epstein. Diduga ada aliran dana jutaan dolar dalam warisan.(Media Sosial X)

KEPOLISIAN Norwegia resmi membuka penyelidikan terhadap diplomat profil tinggi, Mona Juul, dan suaminya, Terje Rød-Larsen. Langkah hukum ini diambil menyusul terungkapnya hubungan mereka dengan mendiang terpidana kasus asusila, Jeffrey Epstein.

Penyelidikan yang dipimpin unit kejahatan ekonomi Norwegia, Økokrim, difokuskan pada dugaan "korupsi berat". Fokus utama penyelidik adalah mencari tahu apakah ada keuntungan yang diterima Juul terkait dengan posisinya sebagai pejabat negara.

"Økokrim akan, di antara hal lainnya, menyelidiki apakah ada keuntungan yang diterima sehubungan dengan posisinya," ungkap kepolisian dalam pernyataan resmi pada Senin waktu setempat.

Warisan Jutaan Dolar dan Pengunduran Diri

Skandal ini mencuat setelah media Norwegia melaporkan anak-anak Juul tercatat akan menerima masing-masing sebesar US$5 juta (sekitar Rp78 miliar) dalam surat wasiat yang diduga ditandatangani Epstein sesaat sebelum kematiannya pada 2019.

Akibat laporan tersebut, Juul yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar untuk Yordania dan Irak, sempat diskors sebelum akhirnya resmi mengundurkan diri pada hari Minggu. Kementerian Luar Negeri Norwegia menyebut kontak Juul dengan Epstein sebagai sebuah "kesalahan penilaian yang serius."

Selain masalah warisan, dokumen "Epstein Files" mengungkap suami Juul, Terje Rød-Larsen, sempat makan malam dengan Epstein di Paris pada Juni 2019, hanya beberapa pekan sebelum Epstein ditangkap atas tuduhan perdagangan seks di Amerika Serikat. Pasangan ini merupakan tokoh penting di balik Perjanjian Oslo (Oslo Accords) tahun 1993-1995.

Bantahan Pihak Juul 

Meskipun penggeledahan telah dilakukan di sebuah properti di Oslo, pihak Juul dan Rød-Larsen membantah adanya pelanggaran hukum. Kuasa hukum Juul menyatakan kliennya "tidak mengakui tuduhan yang ditujukan kepadanya." Sementara itu, pengacara Rød-Larsen meyakini penyelidikan ini akan memperjelas "tidak ada dasar untuk pertanggungjawaban pidana."

Daftar Tokoh Norwegia dalam Pusaran Skandal Mona Juul bukanlah satu-satunya figur publik Norwegia yang terseret dalam dokumen Epstein. Nama-nama besar lainnya meliputi:

  • Putri Mahkota Mette-Marit, yang telah menyampaikan "permohonan maaf yang mendalam" atas pertemanannya dengan Epstein.
  • Thorbjørn Jagland, mantan Perdana Menteri sekaligus eks Ketua Komite Nobel Norwegia, yang kini juga dalam penyelidikan polisi.
  • Borge Brende, CEO World Economic Forum (WEF), yang tengah menjalani tinjauan independen terkait interaksinya dengan sang predator seksual tersebut.

Munculnya nama-nama tersebut dalam dokumen tidak secara otomatis menunjukkan adanya kesalahan atau tindak kriminal. Namun, hal ini meningkatkan tekanan publik terhadap transparansi para elit politik di negara Nordik tersebut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya