Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Terungkap! Isi Email Elon Musk, Richard Branson, dan Howard Lutnick dalam Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
04/2/2026 07:33
Terungkap! Isi Email Elon Musk, Richard Branson, dan Howard Lutnick dalam Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein
Jeffrey Epstein(US Department of Justice)

SERANGKAIAN dokumen pengadilan terbaru yang terkait dengan mendiang terpidana kasus pelecehan seksual, Jeffrey Epstein, kembali dirilis ke publik pada Selasa (3/2/2026). Dokumen-dokumen ini menyoroti komunikasi antara Epstein dengan sejumlah tokoh papan atas dunia teknologi dan bisnis, termasuk Elon Musk, Richard Branson, dan Howard Lutnick.

Meskipun dokumen ini tidak memberikan bukti keterlibatan para tokoh tersebut dalam aktivitas kriminal Epstein. Isi email yang terungkap memberikan gambaran tentang bagaimana Epstein berusaha mempertahankan jaringan pengaruhnya di kalangan elite global.

Elon Musk dan Undangan Makan Malam 

Salah satu poin yang menarik perhatian adalah komunikasi yang melibatkan pemilik Tesla dan X (sebelumnya Twitter), Elon Musk. Dalam dokumen tersebut, terdapat catatan mengenai upaya Epstein untuk mengatur pertemuan atau makan malam yang melibatkan Musk. Namun, tidak ada bukti dalam dokumen tersebut yang menunjukkan Musk menyetujui pertemuan tersebut atau memiliki hubungan dekat yang berkelanjutan dengan Epstein.

Pihak Elon Musk sendiri sebelumnya telah berulang kali membantah memiliki hubungan dengan Epstein, dengan menyatakan bahwa Epstein adalah sosok yang "meminta-minta perhatian" dari orang-orang sukses.

Korespondensi Richard Branson dan Howard Lutnick

Selain Musk, dokumen tersebut juga memuat nama miliarder pendiri Virgin Group, Richard Branson, dan CEO Cantor Fitzgerald, Howard Lutnick.

Dalam sebuah pertukaran email, terungkap Epstein pernah berkomunikasi dengan Branson terkait masalah investasi dan pertemuan sosial. Sementara itu, nama Howard Lutnick muncul dalam konteks pengaturan jadwal dan diskusi mengenai penggalangan dana atau peluang bisnis.

Hingga saat ini, perwakilan dari Richard Branson maupun Howard Lutnick belum memberikan komentar resmi terbaru terkait penyebaran dokumen ini. Dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya, banyak tokoh yang namanya terseret mengklaim bahwa interaksi mereka dengan Epstein murni bersifat profesional atau sosial di lingkungan elit, tanpa mengetahui sisi gelap aktivitas kriminal sang predator seksual tersebut.

Transparansi Publik 

Perilisan dokumen ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berlangsung untuk mengungkap jaringan luas yang membantu atau berhubungan dengan Epstein selama bertahun-tahun. Pengadilan di New York secara bertahap membuka ribuan halaman dokumen yang sebelumnya dirahasiakan, menyusul gugatan hukum yang melibatkan Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein.

Editor menekankan bahwa munculnya nama-nama tokoh besar dalam dokumen ini tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum. Dokumen ini lebih menyoroti betapa luasnya upaya Epstein dalam mendekati tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia untuk memperkuat status sosial dan finansialnya. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya