Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KESAKSIAN memilukan muncul dari warga Portland Avenue menyusul insiden penembakan fatal oleh agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) yang menewaskan Renee Good. Tyrice Jones, seorang warga setempat, menceritakan momen emosional saat seorang perempuan dengan wajah bersimbah darah terduduk di halaman rumahnya tak lama setelah tembakan dilepaskan.
Perempuan tersebut, yang diduga merupakan pasangan korban, terdengar berteriak histeris di tengah kerumunan.
"Kalian baru saja membunuh istriku!" teriak perempum tersebut sebagaimana ditirukan Jones.
Jones mengaku keluar rumah setelah mendengar rentetan tembakan yang diikuti dentuman keras. Saat ia menyarankan perempuan yang terluka itu untuk menghubungi kerabatnya, perempuan tersebut menjawab dengan putus asa. "Kami tidak punya siapa-siapa di sini. Kami berasal dari luar kota." Menurut Jones, pada saat-saat awal tersebut, tidak ada seorang pun yang menawarkan bantuan medis kepada perempuan itu.
Jones sempat merekam video situasi sesaat setelah penembakan. Dalam rekaman tersebut, terlihat agen-agen federal berada di kursi pengemudi untuk menilai situasi, sementara warga sekitar mulai mencemooh para petugas karena melepaskan tembakan.
Kritik tajam muncul terkait cara petugas menangani jenazah korban. Jones melihat agen mengeluarkan tubuh pengemudi dari mobil yang ringsek dan meletakkannya di tanah. Tak lama kemudian, empat atau lima orang terlihat menggotong tubuh korban pada bagian lengan dan kaki ke ujung blok untuk menunggu ambulans.
Kesaksian serupa disampaikan Emily Heller, warga sekitar yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut dari depan rumahnya. Ia mengaku sangat terguncang oleh kejadian yang ia sebut sebagai peristiwa mengerikan.
“Saya belum pernah melihat seseorang mati di depan rumah saya sebelumnya. Ini sangat mengerikan,” ujar Emily Heller kepada NBC News. “Ini sangat mengerikan dan akan mengubah hidup saya selamanya.”
Heller menambahkan layanan darurat membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi karena akses jalan yang terhalang kendaraan-kendaraan di sekitar TKP. Hal yang paling memilukan baginya adalah saat melihat petugas medis akhirnya tiba dan mengevakuasi Renee Good.
“Mereka [petugas medis] datang dengan berjalan kaki saat berhasil masuk, dan mereka menggotong tubuhnya begitu saja pada anggota badannya, mereka bahkan tidak membawa tandu,” kata Heller. “Dia digotong keluar seperti sekarung kentang.”
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi terkait prosedur operasi yang dilakukan agen ICE tersebut. Sementara masyarakat setempat terus mengecam cara penanganan korban di lokasi kejadian. (BBC/CNN/Z-2)
Kesaksian baru mengungkap detik-detik penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Otoritas Minnesota gugat pemerintahan Trump atas dugaan penghilangan barang bukti.
Seorang penumpang pesawat di Bandara Internasional Louisville menceritakan detik-detik perintah berlindung dikeluarkan menyusul kecelakaan pesawat kargo UPS.
Warga desa di sekitar Bandara Internasional Muan, Provinsi Jeolla Selatan, menyaksikan momen mengerikan ketika pesawat Jeju Air meledak saat mendarat.
PRESIDEN AS Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terhadap dua legislator anggota Kongres dari Partai Demokrat setelah terjadi ketegangan dalam pidato kenegaraan
Dua agen imigrasi AS (ICE) terancam pidana setelah ketahuan memberikan kesaksian palsu dalam kasus penembakan migran di Minneapolis.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Nama "The Ice House" resmi diganti menjadi "The Winter House" guna menghindari asosiasi dengan badan migrasi AS (ICE) di tengah protes di Milan.
Panggung Grammy Awards 2026 berubah jadi ajang protes. Kehlani, Justin Vernon, hingga Shaboozey suarakan penolakan terhadap ICE usai insiden penembakan Alex Pretti.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved