Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Penembakan di Minneapolis, Saksi Ungkap Evakuasi Korban Tanpa Tandu

Thalatie K Yani
08/1/2026 08:59
Penembakan di Minneapolis, Saksi Ungkap Evakuasi Korban Tanpa Tandu
Warga Minneapolis ungkap momen mengerikan saat agen ICE menembak mati Renee Good. Saksi sebut evakuasi korban dilakukan tanpa tandu di tengah kepanikan.(Media Sosial X)

KESAKSIAN memilukan muncul dari warga Portland Avenue menyusul insiden penembakan fatal oleh agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) yang menewaskan Renee Good. Tyrice Jones, seorang warga setempat, menceritakan momen emosional saat seorang perempuan dengan wajah bersimbah darah terduduk di halaman rumahnya tak lama setelah tembakan dilepaskan.

Perempuan tersebut, yang diduga merupakan pasangan korban, terdengar berteriak histeris di tengah kerumunan.

"Kalian baru saja membunuh istriku!" teriak perempum tersebut sebagaimana ditirukan Jones.

Jones mengaku keluar rumah setelah mendengar rentetan tembakan yang diikuti dentuman keras. Saat ia menyarankan perempuan yang terluka itu untuk menghubungi kerabatnya, perempuan tersebut menjawab dengan putus asa. "Kami tidak punya siapa-siapa di sini. Kami berasal dari luar kota." Menurut Jones, pada saat-saat awal tersebut, tidak ada seorang pun yang menawarkan bantuan medis kepada perempuan itu.

Evakuasi yang Dianggap Tidak Manusiawi

Jones sempat merekam video situasi sesaat setelah penembakan. Dalam rekaman tersebut, terlihat agen-agen federal berada di kursi pengemudi untuk menilai situasi, sementara warga sekitar mulai mencemooh para petugas karena melepaskan tembakan.

Kritik tajam muncul terkait cara petugas menangani jenazah korban. Jones melihat agen mengeluarkan tubuh pengemudi dari mobil yang ringsek dan meletakkannya di tanah. Tak lama kemudian, empat atau lima orang terlihat menggotong tubuh korban pada bagian lengan dan kaki ke ujung blok untuk menunggu ambulans.

Kesaksian serupa disampaikan Emily Heller, warga sekitar yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut dari depan rumahnya. Ia mengaku sangat terguncang oleh kejadian yang ia sebut sebagai peristiwa mengerikan.

“Saya belum pernah melihat seseorang mati di depan rumah saya sebelumnya. Ini sangat mengerikan,” ujar Emily Heller kepada NBC News. “Ini sangat mengerikan dan akan mengubah hidup saya selamanya.”

Keterlambatan Layanan Darurat

Heller menambahkan layanan darurat membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi karena akses jalan yang terhalang kendaraan-kendaraan di sekitar TKP. Hal yang paling memilukan baginya adalah saat melihat petugas medis akhirnya tiba dan mengevakuasi Renee Good.

“Mereka [petugas medis] datang dengan berjalan kaki saat berhasil masuk, dan mereka menggotong tubuhnya begitu saja pada anggota badannya, mereka bahkan tidak membawa tandu,” kata Heller. “Dia digotong keluar seperti sekarung kentang.”

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi terkait prosedur operasi yang dilakukan agen ICE tersebut. Sementara masyarakat setempat terus mengecam cara penanganan korban di lokasi kejadian. (BBC/CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya