Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bertikai dengan AS, Maduro Minta Dukungan Militer Kolombia

Ferdian Ananda Majni
18/12/2025 21:00
Bertikai dengan AS, Maduro Minta Dukungan Militer Kolombia
Gedung Putih AS.(Xinhua)

PRESIDEN Venezuela Nicolas Maduro pada Rabu (17/12) melontarkan seruan mendesak kepada Kolombia agar memberikan dukungan militer, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) yang disebutnya telah mencapai fase paling berbahaya.

Maduro menegaskan bahwa jaminan utama bagi perdamaian dan kedaulatan kawasan hanya dapat terwujud melalui persatuan negara-negara sekutu. Dalam pernyataannya, ia secara terbuka mengajak angkatan bersenjata Kolombia untuk berdiri bersama Venezuela guna mencegah campur tangan asing.

"Saya meminta rakyat Kolombia, gerakan sosialnya, dan militer Kolombia, yang saya kenal dengan baik," kata Maduro seperti dikutip Anadolu, Kamis (18/12).

"Saya menyerukan persatuan yang sempurna dengan Venezuela sehingga tidak ada yang berani menyentuh kedaulatan negara kita," tambahnya.

Seruan tersebut disampaikan menyusul rangkaian pernyataan keras dari Washington yang, menurut Maduro, mengungkap maksud sebenarnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Dia menuding AS berupaya membenarkan tekanan terhadap Caracas dengan menuduh Venezuela mencuri minyak, tanah dan aset Amerika lainnya 

Maduro menyebut tuduhan tersebut sebagai bentuk provokasi perang dan kepura-puraan kolonial yang bertujuan membuka jalan bagi upaya perubahan rezim di Venezuela.

"Tujuannya adalah untuk memaksakan pemerintahan boneka yang bahkan tidak akan bertahan selama 47 jam, pemerintahan yang akan menyerahkan Konstitusi dan kekayaan kita, mengubah Venezuela menjadi koloni," sebut Maduro di hadapan para pendukungnya.

"Itu tidak akan pernah terjadi," tambahnya.

Ketegangan meningkat sehari sebelumnya, Selasa (16/12), ketika Trump mengancam akan menetapkan pemerintahan Maduro sebagai Organisasi Teroris Asing atau Foreign Terrorist Organization (FTO).

Melalui platform Truth Social, Presiden AS itu membanggakan kehadiran kekuatan angkatan laut dalam skala besar di sekitar Venezuela.

"Venezuela sepenuhnya dikelilingi oleh armada terbesar sepanjang sejarah Amerika Selatan," tulis Trump, seraya menyebut kekuatan tersebut akan terus diperkuat.

Trump juga melontarkan ancaman akan memberikan kejutan yang belum pernah disaksikan sebelumnya, hingga Venezuela mengembalikan seluruh minyak, tanah dan aset lain yang ia klaim telah dirampas dari Amerika Serikat. (Fer/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya