Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GHISLAINE Maxwell, mantan kekasih mendiang miliarder Jeffrey Epstein, kembali menempuh langkah hukum terbaru untuk membatalkan vonisnya atas kasus perdagangan seks anak dan kejahatan lainnya. Dalam dokumen pengadilan yang diajukan pada Rabu (17/12), Maxwell mengklaim adanya bukti baru yang menunjukkan ia tidak mendapatkan peradilan yang adil selama proses hukum berlangsung.
Upaya ini menjadi manuver terbaru. Hal itu setelah serangkaian permohonan banding yang ia ajukan sebelumnya ditolak mentah-mentah oleh berbagai tingkatan pengadilan, termasuk Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Mengingat jalur banding reguler yang biasa ditempuh sudah habis, Maxwell kini menggunakan mekanisme hukum yang tidak biasa melalui petisi habeas. Petisi ini merupakan jalur hukum luar biasa yang diajukan ke pengadilan untuk mendapatkan keringanan atau peninjauan kembali atas dasar konstitusional yang fundamental.
Hal yang paling menarik perhatian dari langkah ini adalah status pengajuannya yang bersifat pro se. Artinya, dokumen hukum tersebut disusun dan didaftarkan sendiri oleh Maxwell ke pengadilan federal di Manhattan, tanpa melibatkan tim pengacara resminya.
Para ahli hukum menilai manuver Maxwell ini memiliki peluang keberhasilan yang sangat kecil. Penolakan dari Mahkamah Agung sebelumnya menjadi hambatan besar bagi Maxwell untuk meyakinkan hakim bahwa ada celah hukum yang terlewatkan dalam persidangannya.
Meski demikian, dalam berkas terbarunya, ia bersikeras bahwa bukti-bukti yang muncul belakangan ini cukup kuat untuk membuktikan bahwa hak-haknya dalam mendapatkan peradilan yang adil telah tercederai.
Ghislaine Maxwell saat ini tengah menjalani hukuman penjara jangka panjang atas perannya dalam membantu Jeffrey Epstein melakukan pelecehan dan perdagangan gadis-gadis di bawah umur. Skandal yang melibatkan jaringan elit global ini terus menjadi perhatian publik, dan upaya hukum terbaru Maxwell ini menunjukkan bahwa ia belum menyerah untuk mencari celah demi mendapatkan kebebasan. (CNN/Z-2)
Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengonfirmasi surat yang mengatasnamakan Jeffrey Epstein untuk Larry Nassar adalah palsu.
Dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein mengungkap komunikasi antara Ghislaine Maxwell dan sosok berinisial "A" yang diduga Andrew Mountbatten-Windsor.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) merilis dokumen baru yang menunjukkan riwayat penerbangan Donald Trump di pesawat pribadi Jeffrey Epstein antara tahun 1993-1996.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Dokumen baru mengungkap cara Ghislaine Maxwell menggunakan peran "kakak perempuan yang keren" untuk menormalisasi pelecehan seksual Jeffrey Epstein terhadap remaja.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) sempat menghapus foto yang menampilkan Donald Trump dari database dokumen Jeffrey Epstein sebelum akhirnya dipulihkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved