Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Insiden Penembakan di Pantai Bondi, Pemerintah RI Pantau Keselamatan WNI

Ferdian Ananda Majni
15/12/2025 12:52
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, Pemerintah RI Pantau Keselamatan WNI
Pantai Bondi.(AFP/DAVID GRAY)

PEMERINTAH Republik Indonesia menyatakan terus memantau keselamatan warga negara Indonesia (WNI) menyusul insiden penembakan yang terjadi di New South Wales (NSW), Australia, pada Minggu (14/12) waktu setempat. 

Pemantauan dilakukan melalui perwakilan Indonesia di Sydney di tengah proses investigasi yang masih berlangsung oleh otoritas Australia.

Berdasarkan informasi resmi dari Premier NSW dan Police NSW hingga pukul 22.00 waktu setempat (AEDT), insiden penembakan tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia, termasuk pelaku. 

Selain itu, sebanyak 40 orang dilaporkan mengalami luka-luka, di antaranya dua personel Police NSW.

Hingga saat ini, otoritas Australia masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya ancaman lanjutan pascainsiden. Pemerintah Australia belum mengumumkan kewarganegaraan para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut. 

"Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Sydney mencermati serius insiden ini dan terus berkoordinasi erat dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi," demikian pernyataan Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia juga mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi di kawasan Pantai Bondi, Sydney dan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

"Ungkapan belasungkawa kami yang mendalam kepada keluarga dan sahabat para korban, serta turut mendoakan para korban yang mengalami luka-luka," tulis Kementerian Luar Negeri RI. 

Pemerintah Indonesia juga turut menyatakan solidaritas kepada Pemerintah dan rakyat Australia di tengah situasi sulit tersebut.

KJRI Sydney mengimbau WNI yang berada di wilayah NSW untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, serta mengikuti arahan otoritas Australia. WNI yang memerlukan bantuan atau memiliki informasi terkait diminta segera menghubungi Hotline KJRI Sydney melalui nomor +61-434-544-478. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik