Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
JEPANG masih memeriksa dampak gempa dahsyat yang terjadi pada Senin (8/12) lalu disusul guncangan susulan yang masih dialami pada Selasa (9/12). Bencana itu setidaknya menyebabkan puluhan warga terluka tapu tingkat kerusakannya ringan.
Menurut laporan NHK, sedikitnya 34 orang mengalami luka, termasuk satu korban dalam kondisi serius. Sebagian besar luka-luka disebabkan benda-benda yang jatuh saat guncangan terjadi.
Gempa yang menghantam sekitar pukul 23.15 itu berpusat di Samudra Pasifik, sekitar 80 kilometer dari pesisir Aomori di ujung utara Pulau Honshu. Survei Geologi Amerika Serikat menyebut kekuatan guncangan mencapai 7,6 magnitudo dengan kedalaman sekitar 44 kilometer.
Gelombang tsunami setinggi 70 cm terpantau di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate. Sejumlah rakit budi daya tiram mengalami kerusakan akibat hantaman air.
Dampak guncangan juga dirasakan pada infrastruktur. Sekitar 800 rumah sempat mengalami pemadaman listrik, dan layanan kereta cepat Shinkansen serta sejumlah jalur lokal dihentikan sementara.
Operator East Japan Railway mengumumkan Shinkansen kembali beroperasi pada Selasa siang. Pasokan listrik mayoritas sudah pulih.
Sebagai langkah tanggap darurat, sekitar 480 warga mengungsi ke Pangkalan Udara Hachinohe. Pasukan Jepang turut mengerahkan 18 helikopter untuk melakukan penilaian cepat terhadap potensi kerusakan di wilayah terdampak.
Otoritas masih meminta warga di kawasan pesisir untuk tetap waspada mengingat gempa susulan terus terjadi dalam 24 jam terakhir. (H-4)
DOMINASI Nintendo di kalangan generasi muda Jepang kembali terlihat melalui berbagai survei yang menempatkan brand tersebut, bersama konsol Nintendo Switch, jadi merk kuat.
PEMERINTAH Jepang menegaskan akan mengerahkan seluruh upaya diplomatik bersama komunitas internasional untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik yang meningkat.
JEPANG meningkatkan upaya diplomatik untuk menjaga stabilitas Selat Hormuz, jalur vital impor minyak mentah yang menjadi penopang utama kebutuhan energi nasional.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Program subsidi tersebut juga mencakup bahan bakar diesel dan minyak berat untuk membantu meredakan tekanan biaya bagi dunia usaha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved