Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Rama Duwaji Pernah Kritik Trump dan Israel

Dhika Kusuma Winata
08/11/2025 13:20
Rama Duwaji Pernah Kritik Trump dan Israel
Rama Duwaji dan Zohran Mamdani.(Youtube The Indian Express)

SOSOK Rama Duwaji kini makin dikenal usai sang suami, Zohran Mamdani, terpilih sebagai Wali Kota New York yang baru. Duwaji juga dikenal lewat karya-karya yang berani. Dia tercatat juga menyuarakan kritik terhadap Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump dan Israel

Karya Rama Duwaji dikenal turut menyoroti imperialisme Amerika. Dalam suatu kesempatan, dia juga mengkritik Israel yang dinilai melakukan kejahatan perang dan pembersihan etnis terhadap warga Palestina.

Selain itu, Duwaji juga menunjukkan dukungannya terhadap Mahmoud Khalil, lulusan Universitas Columbia yang menghadapi ancaman deportasi dari pemerintahan Donald Trump. Pemerintah AS menilai aktivitas Khalil dalam membela Palestina sebagai bentuk antisemitisme terhadap komunitas Yahudi.

Dalam wawancara dengan situs YUNG pada April lalu, Duwaji mengungkapkan keresahan atas situasi politik dan sosial di AS, terutama setelah kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih serta meningkatnya razia imigrasi.

"Saya tidak akan berbohong, keadaan di New York City sedang suram. Saya khawatir untuk teman dan keluarga saya, dan semuanya terasa di luar kendali saya," ucap Duwaji dikutip BBC.

Dia juga punya pandangannya soal tanggung jawab seniman terhadap isu global Duwaji menegaskan seniman memiliki kewajiban moral untuk merefleksikan keadaan zaman.

"Tugas seorang seniman, sejauh yang saya pahami, adalah mencerminkan zamannya," katanya mengutip musisi legendaris Nina Simone.

"Saya percaya setiap orang punya tanggung jawab untuk bersuara melawan ketidakadilan dan seni memiliki kekuatan besar untuk menyebarkannya," lanjutnya. 

Menurut situs profesionalnya, Duwaji menggunakan medium potret dan gerak tubuh untuk menelusuri makna persaudaraan dan pengalaman kolektif perempuan.

Dia lahir di Texas dari keluarga keturunan Suriah. Sebagian besar karyanya dibuat dalam nuansa hitam-putih dan menggambarkan kehidupan di dunia Arab. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik