Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) memperkuat kehadiran militernya di kawasan Amerika Latin dengan mengerahkan satuan tempur kapal induk USS Gerald R. Ford dan kapal-kapal pendampingnya untuk menekan aktivitas penyelundupan narkoba di wilayah tersebut. Langkah ini diumumkan pada Jumat (24/10) dan memicu kekhawatiran meningkatnya risiko konfrontasi bersenjata di kawasan antara AS dan Venezuela.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell mengatakan bahwa pengerahan armada kapal induk ini bertujuan untuk menambah kemampuan operasional dalam menghentikan perdagangan narkotika serta membongkar jaringan Transnational Criminal Organizations (TCO).
Kebijakan tersebut diumumkan tak lama setelah Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, melaporkan serangan udara terhadap kapal yang diduga dioperasikan geng penyelundup narkoba asal Venezuela, Tren de Aragua di Laut Karibia.
Dalam unggahan di platform X, Hegseth menampilkan rekaman ledakan yang menghancurkan kapal kecil bermesin tempel dan menyebut bahwa enam orang di kapal tersebut tewas dalam operasi malam hari.
"Jika Anda seorang teroris narkotika yang menyelundupkan narkoba di belahan bumi kami, kami akan memperlakukan Anda seperti kami memperlakukan Al-Qaeda. Siang atau malam, kami akan memetakan jaringan Anda, melacak orang-orang Anda, memburu Anda, dan membunuh Anda," kata Hegseth dikutip AFP, Sabtu (25/10).
Sejak awal September, pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengintensifkan kampanye militer untuk menargetkan kapal-kapal yang diduga membawa narkoba. Berdasarkan data yang dikumpulkan AFP dari laporan resmi AS, serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 43 orang dan menghancurkan 10 kapal di perairan Karibia serta Samudra Pasifik.
Namun, hingga kini Washington belum memberikan bukti konkret bahwa kapal-kapal yang diserang memang terlibat dalam penyelundupan narkotika. Langkah militer ini langsung memicu reaksi keras dari Caracas. Pemerintah Venezuela menuduh AS menggunakan dalih perang melawan narkoba untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.
Penumpukan militer AS yang mencakup 10 jet tempur siluman F-35 dan delapan kapal perang dinilai sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan Venezuela.
Ketegangan juga meluas ke negara tetangga. Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengkritik eskalasi operasi militer AS tersebut, namun Washington kemudian menjatuhkan sanksi terhadap dirinya dengan tuduhan membiarkan perdagangan narkoba berkembang di wilayahnya. (AFP/H-4)
Pemerintah Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
KETEGANGAN antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela kembali meningkat setelah militer AS menyerang kapal yang disebut penyelundup narkoba di perairan Karibia dekat Venezuela
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved