Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pihak berwenang di negara bagian Madhya Pradesh, India, menangkap seorang dokter di distrik Chhindwara menyusul kematian belasan anak yang diduga akibat mengonsumsi sirup obat batuk tercemar. Kasus ini kembali mencuat setelah muncul rencana pembongkaran makam seorang balita untuk autopsi lanjutan.
Aparat kini mempertimbangkan membongkar makam Yogita Thakre, balita dua tahun yang meninggal pada 4 Oktober karena gagal ginjal akut (AKI) setelah diduga mengonsumsi sirup Coldrif yang terkontaminasi zat kimia berbahaya dietilen glikol (DEG).
“Jenazah balita perempuan tersebut mungkin akan digali kembali untuk diautopsi, demi memperoleh bukti ilmiah yang lebih kuat dan memperkuat penyelidikan,” ujar Kepala Kepolisian Distrik Chhindwara, Ajay Pandey, dikutip Indian Express, Senin (6/10).
Para orang tua korban, Prakash Yaduvanshi, yang kehilangan putra berusia enam tahun, dan Ameen Khan, yang kehilangan anak lima tahun, mengungkapkan bahwa Dr. Pravin Soni meresepkan kombinasi obat termasuk sirup batuk.
“Obat itu diresepkan oleh Dr. Soni, dan stafnya meminta kami membeli hanya di apotek milik kliniknya sendiri. Toko obat itu sepertinya dijalankan orang dekatnya,” tutur mereka.
Dua kematian lain di distrik tetangga Betul, yakni Kabir (4) dan Garvit (2,5), juga dikaitkan dengan pengobatan di klinik Dr. Soni di Parasia, Chhindwara. Keduanya meninggal pada 8 September dan 1 Oktober.
Penangkapan Dr. Soni memicu kemarahan kalangan medis.
“Bagaimana mungkin seorang dokter dimintai pertanggungjawaban atas pemalsuan sirup yang tercemar zat beracun? Apakah dia yang memproduksi, mencampur bahan kimia, dan memasoknya ke apotek?” ujar Ketua Asosiasi Guru Kedokteran Madhya Pradesh, Dr. Rakesh Malviya.
Ia menegaskan, tugas dokter adalah mendiagnosis dan meresepkan obat, bukan mengawasi proses produksi. “Tanggung jawab memberantas obat palsu ada di tangan pemerintah dan otoritas kesehatan, bukan dokter,” katanya.
Nada serupa dilontarkan politisi oposisi sekaligus pelapor skandal Vyapam, Dr. Anand Rai. “Dokter dijadikan kambing hitam. Yang seharusnya diselidiki adalah pengawas dan distributor farmasi, bukan peresepnya,” tegasnya.
Sebanyak 14 anak di Chhindwara meninggal antara 4 September dan 4 Oktober. Sebagian besar dirawat di rumah sakit Nagpur, Maharashtra, dengan gejala awal demam ringan sebelum mengalami anuria (penurunan drastis produksi urine), gagal ginjal akut, lalu meninggal.
Hasil biopsi menunjukkan adanya paparan zat toksik.
Uji laboratorium terhadap sirup Coldrif menemukan kadar dietilen glikol mencapai 48,6%, jauh melampaui batas aman 0,01%. Setelah hasil tersebut dikonfirmasi otoritas Tamil Nadu pada Sabtu (4/10), pemerintah negara bagian langsung melarang peredaran Coldrif.
Meski laporan resmi mencatat 11 kematian di Chhindwara dan Nagpur, sumber lokal menyebut jumlah korban bisa lebih tinggi, termasuk dari distrik Betul.
Negara bagian Kerala turut menangguhkan distribusi Coldrif sebagai langkah pencegahan, meski belum ditemukan batch tercemar di wilayahnya. “Langkah ini diambil secara proaktif,” kata Menteri Kesehatan Kerala, Veena George.
Investigasi otoritas farmasi menemukan Kataria Pharmaceuticals di Jabalpur memesan 660 botol Coldrif dari Chennai. Sebanyak 594 botol telah dijual di Chhindwara, sementara 66 disita. Dari botol yang disita, 16 diambil sampel untuk diuji, dan 50 dibekukan guna mencegah distribusi lebih lanjut. (Z-10)
Otoritas di Madhya Pradesh, India, menangkap seorang dokter anak setelah 14 anak meninggal dunia akibat sirup obat batuk terkontaminasi.
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved