Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) mulai menghentikan sebagian besar operasionalnya, kemarin, setelah Presiden Donald Trump dan anggota Kongres gagal menyepakati rancangan anggaran akibat sengketa pendanaan layanan kesehatan yang didorong Partai Demokrat.
Penutupan ini langsung memicu saling tuding antara Partai Republik dan Partai Demokrat. Sementara itu, ratusan ribu pegawai federal serta jutaan warga yang bergantung pada pelayanan publik menghadapi ketidakpastian.
Penutupan sebagian pemerintahan federal tersebut menghentikan sejumlah fungsi lembaga dan departemen di tengah polarisasi politik yang semakin tajam di Washington. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan lamanya penundaan operasional serta dampaknya terhadap ekonomi dan stabilitas sosial.
Trump bahkan menyatakan siap memanfaatkan penutupan ini untuk menekan oposisi. "Jadi, kami akan memberhentikan banyak orang yang akan sangat terdampak. Mereka Demokrat dan akan tetap menjadi Demokrat," katanya kepada wartawan dikutip AFP, Rabu (1/10). "Banyak hal baik yang bisa dihasilkan dari penutupan kegiatan," tambahnya.
Sejumlah kedutaan besar AS mengumumkan melalui platform X bahwa akun mereka hanya akan digunakan untuk menyampaikan informasi keselamatan dan keamanan yang mendesak. Badan antariksa NASA pun menampilkan pemberitahuan tutup karena kekurangan dana pemerintah.
Penutupan dimulai pukul 00.01 dini hari setelah upaya terakhir di Senat untuk mengesahkan resolusi pendanaan sementara gagal mencapai kesepakatan. "Trump dan Partai Republik kini telah menutup pemerintah federal karena mereka tidak ingin melindungi layanan kesehatan rakyat Amerika," kata pimpinan Demokrat, Chuck Schumer dan Hakeem Jeffries, dalam pernyataan bersama.
Mereka menegaskan kesiapan untuk menempuh jalur bipartisan guna menghidupkan kembali pemerintahan, tetapi menyebut diperlukan mitra yang kredibel.
Layanan penting seperti militer, pos, dan program kesejahteraan sosial seperti Jaminan Sosial tetap berlangsung. Namun, menurut Kantor Anggaran Kongres, sekitar 750.000 pekerja federal dapat dirumahkan tanpa menerima gaji hingga penutupan berakhir.
Ini merupakan penutupan pertama sejak kebuntuan selama 35 hari pada periode pertama Trump. Hal tersebut tercatat sebagai penutupan terpanjang dalam sejarah AS.
Pertemuan mendadak di Gedung Putih pada Senin sebelumnya juga gagal menghasilkan terobosan, meski tenggat waktu semakin dekat.
Ancaman Trump untuk melakukan PHK permanen memperdalam kekhawatiran para pegawai pemerintah, apalagi setelah gelombang pemutusan kerja massal yang dilakukan Departemen Efisiensi Pemerintahan milik Elon Musk awal tahun ini. "Berapa lama Chuck Schumer akan membiarkan penderitaan ini berlanjut demi alasan egoisnya sendiri?" tulis Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson di X.
"Para ibu dan anak-anak kini kehilangan nutrisi WIC. Para veteran kehilangan program perawatan kesehatan dan pencegahan bunuh diri. FEMA mengalami kekurangan dana selama musim badai. Tentara dan agen TSA tidak dibayar," ujarnya akibat penutupan tersebut.
Sementara mantan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris menegaskan bahwa tanggung jawab penuh ada pada pemerintah yang saat ini dikendalikan Partai Republik. "Ini penutupan pemerintah mereka," pungkasnya. (I-2)
Warga AS kini mengurangi belanja makanan untuk menutupi biaya bahan bakar yang melonjak tajam setelah Selat Hormuz diblokade oleh Iran.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Setelah perlawanan hukum yang alot, Bill dan Hillary Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian dalam investigasi Kongres terkait skandal Jeffrey Epstein.
Survei SSRS untuk CNN menunjukkan mayoritas responden puas terhadap pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump di Kongres, namun masih meragukan kemampuannya menekan biaya hidup.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved