Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 30 tentara Korea Utara dilaporkan melintasi perbatasan antar-Korea baru-baru ini. Hal itu memicu tembakan peringatan dari pihak Korea Selatan. Demikian diungkapkan Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNC), Minggu (24/8).
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh seorang juru bicara Komando PBB, merespons pertanyaan dari kantor berita Yonhap, sehari setelah Korut mengecam militer Korsel yang melepaskan 10 tembakan peringatan kepada tentara Korut yang sedang bertugas memperkuat perbatasan pekan lalu.
"Tim penyidik UNCMAC (Komisi Gencatan Senjata Militer UNC) memastikan bahwa sekitar 30 personel Tentara Rakyat Korea (KPA) melewati Garis Demarkasi Militer pada area tempat mereka melakukan kegiatan pembangunan dan pemeliharaan," kata sang juru bicara dalam pernyataan tertulis.
Menurut pejabat itu, personel militer Korsel telah menyampaikan peringatan untuk memberitahu personel Korut bahwa mereka telah melewati Garis Demarkasi Militer. Namun, tidak ada respons dari pihak Korut atas peringatan tersebut.
"Pihak Korsel kemudian menembakkan tembakan peringatan di wilayah tembakan yang sudah ditentukan untuk memaksa personel KPA mundur ke sisi utara Garis Demarkasi Militer," menurut juru bicara UNC.
Menyusul insiden tersebut, pihak UNCMAC memulai penyelidikan mereka. Kepala Staf Gabungan Korsel melaksanakan itu Selasa lalu.
Namun demikian, UNC mengakui bahwa pihak Korut telah menyampaikan pemberitahuan sebelumnya terkait rencana kegiatan konstruksi yang akan mereka lakukan di sejumlah titik di Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korsel dan Korut.
"UNC mengakui pentingnya pemberitahuan awal dan dialog dalam memitigasi risiko kesalahpahaman dan insiden yang tidak disengaja," kata juru bicara UNC. "Kami selalu siap untuk melibatkan pihak KPA dalam hal ini serta dalam isu-isu lainnya terkait kesepakatan yang berlaku selama ini," ucap dia, menambahkan.
Sejak April tahun lalu, personel Korut terlihat memasang pagar kawat berduri dan penghalang anti-tank di dekat Garis Demarkasi Militer. Langkah tersebut dipandang merupakan upaya mereka menguatkan garis perbatasan dengan Korsel.
Pihak militer Korsel menyampaikan peringatan ketika personel Korut yang terlibat dalam pemasangan pagar tersebut mendekati Garis Demarkasi Militer. Tembakan peringatan baru dilepaskan ketika personel Korut melewati demarkasi. (Yonhap/Ant/I-2)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya senjata nuklir
Kemunculan Kim Ju Ae kian intens jelang kongres Partai Buruh. Intelijen Korea Selatan menilai putri Kim Jong Un disiapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved