Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta sejumlah pemimpin tinggi Eropa di Gedung Putih untuk membahas langkah mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Salah satu isu utama dalam pertemuan ini adalah jaminan keamanan bagi Ukraina.
Para pemimpin Eropa juga mendorong Trump agar mengambil sikap tegas terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin demi mencegah konflik baru di masa depan.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
1. Tawaran pertemuan trilateral
Trump mengusulkan pertemuan tiga pihak antara dirinya, Putin dan Zelensky sebagai upaya untuk membuka jalan perdamaian.
"Kita akan mengadakan pertemuan. Saya pikir jika semuanya berjalan lancar hari ini, kita akan mengadakan trilateral dan saya pikir akan ada peluang yang cukup besar untuk mengakhiri perang ketika kita melakukannya," kata Trump dikutip dari AFP Selasa (19/8).
Dia juga menyampaikan rencana untuk langsung menghubungi Putin setelah perundingan dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa.
"Dia menunggu telepon saya setelah pertemuan ini selesai," kata Trump seperti dilansir CNN.
2. Jaminan keamanan Ukraina
Trump menegaskan kesediaannya memberikan jaminan keamanan bagi Ukraina dalam kerangka kesepakatan damai. Dia bahkan membuka kemungkinan mengirim pasukan AS ke wilayah tersebut.
"Saya tidak akan pernah mengatakan itu. Ini bukan akhir dari segalanya. Orang-orang terbunuh dan kami ingin menghentikannya. Jadi, saya tidak akan mengatakan ini akhir dari segalanya," ucap Trump menjawab pertanyaan media.
Sekjen NATO Mark Rutte menilai langkah Trump merupakan perkembangan penting.
"Fakta bahwa Anda telah mengatakan Saya bersedia berpartisipasi dalam jaminan keamanan adalah langkah besar, ini benar-benar sebuah terobosan dan itu membuat perbedaan besar. Jadi, terima kasih juga untuk itu," sebutnya.
3. Gencatan senjata sebelum trilateral
Kanselir Jerman Friedrich Merz menekankan pentingnya gencatan senjata sebelum pertemuan trilateral digelar.
"Saya tidak bisa membayangkan pertemuan berikutnya akan berlangsung tanpa gencatan senjata," ujar Merz.
Dia menambahkan bahwa peluang tersebut muncul setelah Trump bertemu Putin di Alaska.
"Sekarang jalan terbuka untuk negosiasi yang rumit," sebutnya.
Namun, Trump mempertanyakan urgensi gencatan senjata dan lebih menekankan pada kesepakatan damai jangka panjang.
"Kita semua jelas lebih suka gencatan senjata segera selagi kita mengupayakan perdamaian yang langgeng. Dan mungkin hal seperti itu bisa terjadi. Sampai saat ini, itu belum terjadi," tegas Trump.
"Saya tidak tahu apakah itu perlu," lanjutnya.
"Saya suka gencatan senjata. Dari sudut pandang lain, kita harus segera menghentikan pembunuhan. Tetapi saya yakin kesepakatan damai di akhir semua ini adalah sesuatu yang sangat mungkin dicapai, dan dapat dilakukan dalam waktu dekat," lanjutnya.
Pertemuan empat pihak
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan agar pemimpin Eropa juga dilibatkan dalam pertemuan trilateral.
"Saya pikir sebagai tindak lanjut, kita mungkin membutuhkan pertemuan empat pihak. Karena ketika kita berbicara tentang jaminan keamanan, kita berbicara tentang keamanan seluruh benua Eropa," pungkas Macron. (Fer/I-1)
Presiden AS Donald Trump resmi membentuk 'Board of Peace' sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Gencatan senjata penuh akan segera berlaku setelah usulan Zelensky disetujui.
Lebih dari 900.000 warga terpaksa mengungsi di kedua sisi perbatasan akibat konflik Kamboja dan Thailand.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
KAMBOJA menutup seluruh perlintasan perbatasan dengan Thailand setelah Bangkok membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait tercapainya gencatan senjata.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Departemen Kehakiman AS melayangkan somasi kepada pejabat Minnesota atas tuduhan menghalangi petugas imigrasi. Ketegangan dipicu penembakan demonstran oleh agen ICE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved