Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta sejumlah pemimpin tinggi Eropa di Gedung Putih untuk membahas langkah mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Salah satu isu utama dalam pertemuan ini adalah jaminan keamanan bagi Ukraina.
Para pemimpin Eropa juga mendorong Trump agar mengambil sikap tegas terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin demi mencegah konflik baru di masa depan.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
1. Tawaran pertemuan trilateral
Trump mengusulkan pertemuan tiga pihak antara dirinya, Putin dan Zelensky sebagai upaya untuk membuka jalan perdamaian.
"Kita akan mengadakan pertemuan. Saya pikir jika semuanya berjalan lancar hari ini, kita akan mengadakan trilateral dan saya pikir akan ada peluang yang cukup besar untuk mengakhiri perang ketika kita melakukannya," kata Trump dikutip dari AFP Selasa (19/8).
Dia juga menyampaikan rencana untuk langsung menghubungi Putin setelah perundingan dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa.
"Dia menunggu telepon saya setelah pertemuan ini selesai," kata Trump seperti dilansir CNN.
2. Jaminan keamanan Ukraina
Trump menegaskan kesediaannya memberikan jaminan keamanan bagi Ukraina dalam kerangka kesepakatan damai. Dia bahkan membuka kemungkinan mengirim pasukan AS ke wilayah tersebut.
"Saya tidak akan pernah mengatakan itu. Ini bukan akhir dari segalanya. Orang-orang terbunuh dan kami ingin menghentikannya. Jadi, saya tidak akan mengatakan ini akhir dari segalanya," ucap Trump menjawab pertanyaan media.
Sekjen NATO Mark Rutte menilai langkah Trump merupakan perkembangan penting.
"Fakta bahwa Anda telah mengatakan Saya bersedia berpartisipasi dalam jaminan keamanan adalah langkah besar, ini benar-benar sebuah terobosan dan itu membuat perbedaan besar. Jadi, terima kasih juga untuk itu," sebutnya.
3. Gencatan senjata sebelum trilateral
Kanselir Jerman Friedrich Merz menekankan pentingnya gencatan senjata sebelum pertemuan trilateral digelar.
"Saya tidak bisa membayangkan pertemuan berikutnya akan berlangsung tanpa gencatan senjata," ujar Merz.
Dia menambahkan bahwa peluang tersebut muncul setelah Trump bertemu Putin di Alaska.
"Sekarang jalan terbuka untuk negosiasi yang rumit," sebutnya.
Namun, Trump mempertanyakan urgensi gencatan senjata dan lebih menekankan pada kesepakatan damai jangka panjang.
"Kita semua jelas lebih suka gencatan senjata segera selagi kita mengupayakan perdamaian yang langgeng. Dan mungkin hal seperti itu bisa terjadi. Sampai saat ini, itu belum terjadi," tegas Trump.
"Saya tidak tahu apakah itu perlu," lanjutnya.
"Saya suka gencatan senjata. Dari sudut pandang lain, kita harus segera menghentikan pembunuhan. Tetapi saya yakin kesepakatan damai di akhir semua ini adalah sesuatu yang sangat mungkin dicapai, dan dapat dilakukan dalam waktu dekat," lanjutnya.
Pertemuan empat pihak
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan agar pemimpin Eropa juga dilibatkan dalam pertemuan trilateral.
"Saya pikir sebagai tindak lanjut, kita mungkin membutuhkan pertemuan empat pihak. Karena ketika kita berbicara tentang jaminan keamanan, kita berbicara tentang keamanan seluruh benua Eropa," pungkas Macron. (Fer/I-1)
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC untuk tiga agenda: temui pebisnis AS, hadiri KTT BoP Gaza, hingga bahas ART dengan Donald Trump.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
Ali Khamenei peringatkan militer AS saat negosiasi nuklir berlangsung di Jenewa. Iran blokade Selat Hormuz, Trump kirim kapal induk USS Gerald R. Ford.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Donald Trump terlibat dalam perundingan AS-Iran di Jenewa. Di tengah ancaman militer dan kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln, akankah kesepakatan tercapai?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved