Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO sebagai bagian dari kesepakatan damai dengan Rusia. Pernyataan itu ia sampaikan menjelang pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih, Senin (18/8).
"Presiden Zelensky dapat segera mengakhiri perang dengan Rusia jika ia mau. Tidak akan ada masuk ke NATO oleh Ukraina. Beberapa hal tidak pernah berubah," tulis Trump di platform Truth Social seperti dikutip BBC News, Selasa (19/8).
Trump juga menegaskan tidak ada perubahan terkait status Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia pada 2014. Komentarnya disampaikan setelah pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, yang menghasilkan pembatalan tuntutan gencatan senjata dan dorongan menuju kesepakatan damai permanen.
Di sisi lain, Zelensky kembali menekankan pentingnya jaminan keamanan dari sekutu Barat.
"Kami semua memiliki keinginan kuat untuk mengakhiri perang ini dengan cepat dan andal," tulisnya di media sosial, sambil menegaskan bahwa Ukraina membutuhkan perlindungan yang efektif.
Utusan AS Steve Witkoff menyebut Rusia telah bersedia menerima kemungkinan pakta keamanan ala NATO untuk Ukraina.
"Kami berhasil memenangkan konsesi berikut: Amerika Serikat dapat menawarkan perlindungan ala Pasal 5," kata Witkoff kepada CNN.
Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio meredam optimisme tersebut.
"Kita masih jauh dari itu," sebutnya kepada CBS. Rubio juga menolak anggapan bahwa Zelensky ditekan Trump untuk menerima kesepakatan damai, dengan menyebutnya sebagai narasi media yang bodoh.
Sejumlah pemimpin Eropa juga tiba di Washington untuk membahas masa depan Ukraina bersama Zelensky, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
"Rencana kami adalah menyajikan front persatuan," kata Macron.
Meski diplomasi terus berlangsung, perundingan terjadi di tengah kemajuan pasukan Rusia yang kini menguasai hampir 20% wilayah Ukraina sejak invasi penuh pada 2022. Zelensky menegaskan bahwa konstitusi negaranya tidak memungkinkan adanya penyerahan wilayah. (Fer/I-1)
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
PRESIDEN AS Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terhadap dua legislator anggota Kongres dari Partai Demokrat setelah terjadi ketegangan dalam pidato kenegaraan
Iran tingkatkan ekspor minyak hingga 3 juta barel per hari di Pulau Kharg guna antisipasi ancaman serangan Donald Trump. Simak dampak ketegangan Iran-AS.
Donald Trump menanggapi keras kritik Robert De Niro yang menyebutnya “orang bodoh” dalam sebuah podcast. Adu pernyataan keduanya kembali memanaskan tensi politik dan hiburan di AS.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Mediator Oman sebut perundingan nuklir AS-Iran di Jenewa alami kemajuan besar di tengah ancaman militer Donald Trump.
Hillary Clinton memberikan kesaksian pedas di hadapan komite DPR AS terkait kasus Jeffrey Epstein. Ia menuding Partai Republik melakukan pengalihan isu untuk melindungi Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved