Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KREMLIN mendesak semua pihak untuk hati-hati dan mengendalikan diri menyusul pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir sebagai tanggapan atas komentar daring Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev.
"Kami menyikapi setiap pernyataan terkait isu nuklir dengan sangat hati-hati," ujar juru bicara utama Dmitry Peskov kepada para wartawan, Senin (4/8).
"Rusia berkomitmen penuh pada nonproliferasi nuklir, dan kami yakin semua pihak harus menahan diri sepenuhnya terkait retorika nuklir."
Trump sebelumnya mengatakan ia telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir setelah Medvedev, yang menjabat sebagai presiden antara tahun 2008 dan 2012, memperingatkan akan kemampuan perangkat kiamat hipotetis Soviet yang dapat melancarkan serangan balasan nuklir bahkan jika kepemimpinan negara itu musnah.
Berbicara kepada wartawan pada Minggu, Trump mengatakan kapal selam telah berada di kawasan, tanpa mengklarifikasi apakah kapal selam tersebut bertenaga nuklir atau bersenjata nuklir, atau merinci di mana mereka ditempatkan. Pergerakan kapal selam militer AS dirahasiakan.
Peskov meremehkan pernyataan Trump, dengan menekankan kapal selam AS secara rutin dikerahkan sebagai bagian dari operasi standar.
Presiden Rusia Vladimir Putin belum secara terbuka menanggapi meningkatnya ketegangan tersebut.
Baku pendapat terjadi ketika Trump terus mendesak Moskow untuk mengakhiri perang melawan Ukraina pada 8 Agustus atau menghadapi sanksi baru.
Trump juga telah melontarkan kemungkinan tarif sekunder yang akan menargetkan negara-negara yang masih berdagang dengan Rusia, termasuk Tiongkok dan India.
Ketika ditanya tentang komentar Trump akhir pekan lalu bahwa AS benar-benar siap untuk potensi kebuntuan nuklir, Peskov menekankan bahwa tidak akan ada pemenang dalam perang nuklir. (Moscow Times/B-3)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan Israel akan kehilangan semua dukungan dari AS jika mencoba melanjutkan aneksasi terhadap Tepi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved