Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengkritik langkah mantan sekutunya, Elon Musk, yang baru saja meluncurkan partai politik baru bernama America Party pada Sabtu (5/7) waktu setempat.
Trump menyebut pembentukan partai ketiga sebagai ide yang tidak masuk akal dan menganggapnya hanya akan menambah kebingungan dalam sistem politik AS.
"Menurut saya konyol untuk memulai partai ketiga. (AS) itu memiliki sistem dua partai, dan menurut saya memulai partai ketiga hanya akan menambah kebingungan," ujar Trump seperti dilansir USA Today, Senin (7/7).
"Partai ketiga tidak pernah berhasil. Jadi dia bisa bersenang-senang dengan itu, tetapi menurut saya itu konyol," tambahnya.
Kritikan tersebut dilanjutkan Trump dalam unggahan di media sosialnya pada 6 Juli. Dia menilai bahwa pendirian partai baru hanya akan menimbulkan kekacauan yang tidak perlu.
"Satu hal yang bisa dilakukan oleh Pihak Ketiga adalah menciptakan gangguan & kekacauan yang Total dan Sempurna, dan kita sudah cukup mengalaminya dengan Demokrat Kiri Radikal," tulisnya.
Langkah politik terbaru Musk datang di tengah memburuknya hubungan keduanya dalam beberapa minggu terakhir.
Sebelumnya, Musk adalah salah satu pendukung besar Trump, bahkan menyumbang hampir $290 juta untuk mendukung pencalonan Trump dan kandidat Partai Republik lainnya.
Dia juga sempat memimpin inisiatif pemangkasan birokrasi di awal masa kepresidenan Trump melalui Departemen Efisiensi Pemerintah.
Namun hubungan mereka memburuk setelah Musk mengecam keras “Beautiful Big Bill”, sebuah rancangan undang-undang Trump yang mencakup pemotongan pajak besar-besaran, peningkatan anggaran untuk penegakan imigrasi dan militer, serta pemangkasan anggaran Medicaid. RUU tersebut juga menaikkan pagu utang negara hingga $5 triliun.
Musk bahkan mengancam akan mendukung calon lawan bagi para anggota Kongres yang menyetujui RUU tersebut.
“Setiap anggota Kongres yang berkampanye untuk mengurangi pengeluaran pemerintah dan kemudian segera memilih peningkatan utang terbesar dalam sejarah harus menundukkan kepala karena malu!” tulis Musk dalam unggahan yang dipublikasikan sebelum RUU ditandatangani Trump.
“mereka akan kalah dalam pemilihan pendahuluan tahun depan jika itu adalah hal terakhir yang saya lakukan di Bumi ini," tambahnya.
Sempat ada upaya dari Musk untuk memperbaiki hubungan dengan Trump, termasuk menyampaikan permintaan maaf pribadi atas kritik keras yang ia lontarkan saat keluar dari pemerintahan Trump. Namun, perbedaan sikap kembali memicu ketegangan baru.
Partai baru Musk diumumkan tidak lama setelah ia sempat menyatakan pada bulan Mei bahwa ia akan mengurangi keterlibatannya dalam urusan politik, dengan fokus kembali pada dua perusahaannya, Tesla dan SpaceX.
Meski demikian, peluncuran America Party menjadi sinyal bahwa Musk masih ingin memainkan peran dalam arah politik AS ke depan. (H-3)
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
X resmi membatasi fitur AI Grok untuk mengedit foto orang asli dengan pakaian terbuka. Langkah ini diambil usai protes keras dari Indonesia hingga Inggris.
Elon Musk melalui SpaceX menggratiskan layanan Starlink di Iran untuk membantu demonstran menembus blackout internet di tengah kerusuhan yang menewaskan 1.800 orang.
Pemerintah Indonesia memblokir sementara Grok AI milik Elon Musk karena risiko pornografi deepfake non-konsensual dan ancaman keamanan digital.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengkritik mantan sekutunya, Elon Musk atas rencana pendirian partai politik baru oleh miliarder tersebut, America Party.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyindir Elon Musk terkait pengumuman pembentukan partai politik baru oleh sang miliarder teknologi, America Party.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved