Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik Amerika Serikat (AS) di Qatar pada Senin (23/6) malam sebagai bentuk balasan atas serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran.
Serangan tersebut memicu kepanikan setelah sejumlah saksi mata di Doha melaporkan adanya rudal yang melintas di langit, disusul ledakan keras.
Seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa rudal telah berhasil dicegat, dan sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa.
Serangan ini merupakan lanjutan dari rangkaian eskalasi yang dipicu oleh serangan AS terhadap tiga lokasi nuklir utama Iran, yang diklaim oleh Presiden Donald Trump telah menghancurkan sepenuhnya program nuklir Iran.
Dalam pidatonya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengecam keras tindakan Washington.
“Amerika harus sadar bahwa intervensi militer terhadap Iran akan membawa konsekuensi berat dan tidak bisa dihindari. Kerugiannya akan jauh lebih besar daripada yang dialami Iran,” katanya melalui siaran televisi nasional seperti dilansir Independent, Selasa (24/6).
AS diketahui memiliki kehadiran militer signifikan di wilayah Teluk. Bahkan, minggu lalu, sejumlah aset militer AS dipindahkan dari posisi rawan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan balasan dari Iran. Akses ke Pangkalan Udara Al Udeid juga dibatasi.
Iran memiliki rudal balistik jarak menengah yang mampu menjangkau hingga 2.000 km, serta rudal jarak pendek dengan jangkauan hingga 700 km.
Meski persediaan rudal jarak menengahnya dilaporkan terbatas, kemampuan jarak pendeknya tetap dianggap berbahaya dan mampu mencapai pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk seperti Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Menurut Proyek Pertahanan Rudal dari CSIS, sejumlah instalasi militer AS di kawasan berada dalam jangkauan langsung rudal Iran. Selain fasilitas militer, Iran juga berpotensi menyerang infrastruktur energi penting, sebagaimana pernah dilakukan dalam serangan drone ke fasilitas minyak Arab Saudi pada 2019.
AS mengoperasikan lebih dari 19 lokasi militer di Timur Tengah, dengan delapan di antaranya bersifat permanen. Berikut beberapa pangkalan utama AS di kawasan tersebut:
Pangkalan Udara Al Udeid, markas utama Komando Pusat AS untuk wilayah Asia Barat. Menampung sekitar 10.000 personel.
NSA Bahrain menjadi pusat Armada Kelima AS. Memiliki pelabuhan yang dapat menampung kapal induk dan kapal tempur besar lainnya.
Terdapat beberapa pangkalan besar seperti Al-Harir dan Al Asad. Iran sebelumnya mengklaim telah menyerang pangkalan ini, namun dampaknya belum dikonfirmasi.
Menjadi lokasi dua pangkalan udara dan sejumlah fasilitas militer AS lainnya, termasuk Pangkalan Udara Ali Al Salem.
Pangkalan Al Dhafra menampung Wing Ekspedisi Udara ke-380 serta fasilitas drone dan pusat pelatihan pertahanan udara.
Pangkalan Udara Prince Sultan masih digunakan untuk operasi udara. Desa Eskan berfungsi sebagai permukiman militer.
Pangkalan Udara Muwaffaq Salti menjadi pusat kerja sama multinasional dan pernah menjadi sasaran serangan drone yang menewaskan tiga tentara AS pada Januari 2024.
Meski tak memiliki pangkalan tempur utama, AS memiliki fasilitas penelitian dan pendukung di Kairo.
Pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah telah beberapa kali menjadi target serangan oleh kelompok-kelompok yang didukung Iran, terutama setelah pecahnya konflik Israel-Gaza pada 2023.
Salah satu insiden terburuk terjadi awal 2024, ketika pangkalan AS di Yordania diserang oleh drone, menewaskan tiga tentara dan melukai puluhan lainnya. (I-3)
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved