Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan segera atas apa yang disebutnya sebagai “serangan sengaja rezim Israel” terhadap fasilitas nuklir Iran. Teheran memperingatkan agresi berkelanjutan ini dapat mengancam keamanan global.
Dalam surat resmi yang dikirim kepada Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Dewan Keamanan, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menuduh Israel melanggar hukum internasional. Ia merujuk pada Resolusi DK PBB 487 (1981), yang mengecam serangan Israel terhadap reaktor nuklir Osirak di Irak pada 1981.
“Ancaman terbuka dari pejabat Israel untuk melancarkan serangan lebih lanjut terhadap fasilitas nuklir damai Iran merupakan bahaya serius bagi perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Keamanan harus bertindak sekarang,” tulis Iravani dalam surat yang dipublikasikan kantor berita resmi IRNA.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sengaja menyerang Iran untuk menggagalkan proses diplomasi nuklir antara Iran dan Amerika Serikat.
“Tujuan dari serangan kriminal Netanyahu, yang telah membunuh ratusan warga sipil tak berdosa termasuk perempuan dan anak-anak, adalah untuk menggagalkan kesepakatan antara Iran dan AS yang hampir tercapai,” kata Araghchi melalui unggahan di platform X, Senin (16/6).
Meski demikian, Araghchi menegaskan jika Presiden AS Donald Trump sungguh-sungguh ingin menghentikan perang dan membuka jalur diplomasi, maka “satu panggilan telepon dari Washington cukup untuk membungkam Netanyahu.” Ia menambahkan langkah tersebut bisa menjadi awal kembalinya dialog diplomatik.
Menurut sumber diplomatik kepada CNN, Iran telah memberi tahu Oman dan Qatar bahwa pihaknya tidak akan melanjutkan pembicaraan dengan AS selama kota-kota di Iran masih berada di bawah serangan Israel, dan hingga respons dari Teheran dinyatakan tuntas.
Sejak April lalu, Iran dan AS telah menggelar lima putaran pembicaraan tidak langsung terkait program nuklir Iran. Namun pada Sabtu (15/6), Menteri Luar Negeri Oman menyatakan putaran keenam telah dibatalkan akibat eskalasi konflik. (CNN/Z-2)
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengkritik Barat soal kemunafikan HAM dan konflik global, tegaskan Malaysia tetap berpegang pada prinsip keadilan dan kemanusiaan.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Libanon selatan
Wisma Putra menyatakan undang-undang tersebut jelas bersifat diskriminatif terhadap rakyat Palestina dan menghapuskan segala bentuk kebijaksanaan kehakiman.
JDF Asia Pasifik juga mendesak langkah konkret komunitas internasional untuk menghentikan implementasinya.
KEPALA Staf Angkatan Darat Israel yang baru Mayor Jenderal (Purn.) Eyal Zamir yang juga merupakan mantan Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan mulai menjabat, Rabu (1/4).
PEMERINTAH Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB mengusut serangan di Libanon. Dalam serangan itu, ada tiga anggota TNI penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia terluka
Utusan AS Mike Waltz tuduh Rusia dan China halangi Komite Sanksi 1737 PBB untuk lindungi program nuklir Iran. Simak debat panas di Dewan Keamanan PBB.
DK PBB gelar rapat darurat bahas serangan Israel-AS ke Iran. Sekjen PBB Antonio Guterres peringatkan risiko konflik regional yang hancurkan stabilitas.
Melania Trump akan mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Maret 2026.
Kehadiran Melania Trump di kursi pimpinan merupakan bagian dari hak AS yang tengah memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved