Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
TIM arkeolog menemukan sepatu kulit berukuran luar biasa besar saat menggali parit pertahanan kuno di situs benteng Romawi Magna, Inggris utara. Penemuan langka ini memberikan wawasan baru mengenai teknik pembuatan sepatu Romawi dan siapa saja yang mungkin pernah memakainya hampir dua milenium lalu.
“Sebuah sepatu adalah benda yang sangat personal — ia membuat kita merasa lebih dekat dengan orang-orang yang dulu tinggal di benteng ini,” tulis salah satu relawan dalam blog penggalian Magna Project.
Penggalian dimulai pada akhir Maret 2025 di sekitar dinding utara benteng Magna, juga dikenal sebagai Carvoran. Situs ini merupakan bagian dari jajaran benteng Romawi yang dibangun setelah Hadrian's Wall — tembok pertahanan yang didirikan sekitar tahun 122 Masehi untuk menandai batas utara Kekaisaran Romawi.
Di dasar salah satu parit sempit dan dalam yang dijuluki “ankle-breaker” — parit jebakan yang dapat melukai dan menjebak musuh — para arkeolog menemukan tiga sepatu dan potongan kulit yang terawetkan dengan sangat baik karena lingkungan bebas oksigen di dalam tanah.
“Ini menjadi indikasi yang sangat menjanjikan untuk penggalian kami selanjutnya,” ujar arkeolog senior Rachel Frame dalam sebuah video pembaruan proyek. Ia juga menyebut tim berencana memperluas penggalian ke dalam area benteng untuk mencari sisa bangunan kayu.
Dua sepatu ditemukan pada 21 Mei. Salah satunya masih memiliki bagian tumit dan paku hobnail di sol bagian bawah — ciri khas sepatu militer Romawi. Meskipun bagian ujung jari hilang, struktur pembuatannya cukup jelas.
“Ini memberikan gambaran nyata bagaimana sepatu Romawi dibuat,” tulis Frame. “Solnya terdiri dari beberapa lapisan kulit yang direkatkan dengan tali kulit, jahitan, dan paku logam.”
Sepatu kedua yang ditemukan di dasar parit lebih mengejutkan lagi: sepenuhnya utuh dan langsung menarik perhatian semua orang di lokasi. Solnya berukuran 32 cm — setara dengan ukuran sepatu pria US 14 atau UK 13 saat ini.
“Apakah ini akan menjadi sepatu terbesar dalam koleksi Vindolanda Trust? Kami sangat menantikan untuk mengetahuinya!” tambah Frame.
Seluruh temuan kulit, termasuk sepatu raksasa tersebut, kini akan dianalisis lebih lanjut oleh ahli kulit. Tujuannya adalah mengungkap siapa pemilik sepatu tersebut dan lebih jauh lagi, seperti apa kehidupan di benteng Magna pada masa kejayaan Romawi.
Penemuan ini juga memperkuat posisi Magna sebagai salah satu situs penting arkeologi Romawi di Inggris, menyusul tetangganya, benteng Vindolanda, yang sebelumnya dikenal lewat temuan tablet tulisan tangan dan perlengkapan militer Romawi yang terawetkan secara luar biasa. (Live Science/Z-2)
Penemuan mengejutkan di Distrik Simmering, Wina: sekitar 150 kerangka prajurit Romawi ditemukan di kuburan massal berusia dua ribu tahun.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump akhirnya berbicara via telepon di tengah ketegangan diplomatik terkait serangan ke Iran.
Mengaca pada kesuksesan Inggris dan AS, teknologi track & trace menjadi kunci amankan penerimaan cukai vape Indonesia
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Pada Jumat (27/2) belum ada permintaan resmi yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved