Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG unjuk rasa anti-ICE yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat, kembali memanas. Aparat keamanan menangkap lebih dari 400 orang, termasuk 330 migran tanpa dokumen serta 157 individu yang dituduh melakukan penyerangan atau menghalangi petugas.
Pemerintah kota kembali menerapkan jam malam di kawasan pusat kota untuk malam kedua berturut-turut, menyusul meluasnya aksi protes terhadap penggerebekan yang dilakukan oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE). Aksi serupa juga tercatat terjadi di beberapa kota besar lain di Amerika Serikat.
Kondisi ini semakin rumit setelah pemerintah federal mengerahkan 4.000 personel Garda Nasional California ke Los Angeles dan bersiap menambah 700 Marinir AS yang saat ini menjalani latihan militer di Camp Pendleton, sekitar 30 mil selatan kota.
Gubernur California Gavin Newsom menggugat kebijakan tersebut. Ia menyebut pengerahan militer tidak diperlukan. Namun, Gedung Putih menolak gugatan tersebut dan tetap mendukung langkah pengamanan yang ditempuh.
Bentrok antara demonstran dan aparat menyebabkan kerusakan parah di beberapa titik. Vandalisme dan penjarahan terjadi di sejumlah toko di pusat kota. LAPD melaporkan penangkapan massal selama dua malam terakhir.
Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengkritik langkah Presiden yang dinilainya justru memperburuk situasi. "Ini eskalasi yang kacau dan kontraproduktif," kata Bass dikutip dari The Independent.
Sementara itu, Mayor Jenderal Scott Sherman menyebut pasukan militer kini diizinkan melakukan penahanan sementara hingga aparat sipil tiba. Pengawasan udara juga diperketat menggunakan drone Predator tanpa senjata. (I-2)
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Sejumlah anggota parlemen Inggris mengusulkan boikot Piala Dunia dan pembatalan kunjungan kenegaraan Raja Charles ke AS sebagai respons atas tindakan Donald Trump terkait Greenland.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Tiga kardinal AS mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi, menyerukan kebijakan luar negeri bermoral dan menolak perang sebagai instrumen kepentingan nasional.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Presiden Donald Trump mengaku menerima 'informasi buruk' terkait pengerahan pasukan Eropa ke Greenland.
Donald Trump mengklaim telah menghentikan 8 perang besar demi gelar Nobel Perdamaian. Benarkah?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved