Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Gelombang unjuk rasa menentang razia imigrasi terus menyebar ke sejumlah kota besar di Amerika Serikat. Unjuk rasa yang semula berpusat di Los Angeles, California, kini mulai terlihat di berbagai kota lain, termasuk Austin, Washington DC, San Francisco, Boston, Philadelphia, Denver, Dallas, dan New York.
Menurut laporan CBS, sekitar 50 orang di Seattle berkumpul di depan pengadilan imigrasi di pusat kota membawa spanduk bertuliskan menolak kebijakan deportasi dan meminta lembaga federal imigrasi (ICE) dibubarkan. Demonstran meneriakkan yel-yel diiringi tabuhan drum. Aksi yang semula berlangsung damai akhirnya memanas.
Kelompok mahasiswa Students for a Democratic Society dari Universitas Washington menyatakan kehadiran mereka sebagai bentuk solidaritas terhadap para demonstran di Los Angeles. Para aktivis juga tengah menyiapkan gelombang demonstrasi yang lebih besar akhir pekan ini, di antaranya aksi nasional bertajuk No Kings yang dijadwalkan bertepatan dengan parade militer yang direncanakan Presiden Trump di Washington.
Di tengah sorotan tajam terhadap kebijakan imigrasi, pemerintah federal menegaskan akan tetap menjalankan razia dan deportasi.
“ICE akan terus menegakkan hukum,” kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem lewat unggahan di media sosial.
Sementara itu, di Texas, Gubernur Greg Abbott dari Partai Republik menyatakan Garda Nasional akan dikerahkan ke sejumlah titik untuk menjaga ketertiban. Beberapa personel diketahui telah ditempatkan di San Antonio.
Di Washington, sejumlah serikat pekerja bergabung dalam aksi protes untuk menuntut pembebasan aktivis dan menentang razia massal. Aksi tersebut melintasi gedung Departemen Kehakiman dan turut diikuti oleh anggota Kongres dari Partai Demokrat, Pramila Jayapal.
Di San Francisco, ratusan orang turun ke jalan di Distrik Mission melanjutkan aksi yang telah berlangsung. Menurut laporan CBS, sebanyak 154 orang ditangkap polisi.
Polisi menyebut unjuk rasa pada hari berikutnya berlangsung relatif damai, meski beberapa orang kembali diamankan atas dugaan vandalisme dan pelanggaran hukum lainnya.
Wali Kota San Francisco, Daniel Lurie, menegaskan komitmennya dalam melindungi hak warga untuk menyampaikan pendapat.
“Kami akan selalu membela hak warga untuk berdemo, tetapi kota ini tidak akan pernah menoleransi tindakan kekerasan dan perusakan,” tegas dia. (E-3)
Aktris Kristen Stewart mengumumkan proyek restorasi Highland Theatre di Los Angeles. Ia ingin menjadikannya pusat budaya film bagi komunitas, bukan sekadar bisnis.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
California dilanda banjir bandang dan ancaman longsor akibat badai atmosfer "Pineapple Express". Tiga orang dilaporkan tewas di tengah status darurat.
Penyanyi DELAROSA tewas ditembak dalam serangan “gaya penyergapan” di Los Angeles. Tiga pria kini didakwa melakukan pembunuhan dan percobaan perampokan.
FILM Sore: Istri dari Masa Depan resmi melangkah ke kancah internasional. Terpilih sebagai wakil Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di ajang The 98th Academy Awards
MUSIKUS D4vd menyatakan akan bersikap kooperatif terkait penyelidikan atas ditemukannya jasad di dalam bagasi mobil Tesla. Hal ini diungkapkan pihak perwakilannya setelah LAPD.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Howard Lutnick mengakui pernah makan siang di pulau pribadi Jeffrey Epstein pada 2012 bersama keluarga, memicu desakan mundur akibat keterangan yang dinilai menyesatkan.
FBI merilis bukti baru berupa rekaman CCTV orang bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Savannah Guthrie yakin ibunya masih hidup dan meminta bantuan publik.
Dokumen FBI terbaru mengungkap pengakuan mantan Kepala Polisi Palm Beach yang mengklaim Donald Trump meneleponnya pada 2006 untuk membongkar perilaku menyimpang Jeffrey Epstein.
Militer AS kembali meluncurkan serangan mematikan terhadap kapal terduga pengedar narkoba di Samudra Pasifik. Korban tewas dalam operasi ini mencapai 121 orang.
Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan Komite Pengawas DPR AS terkait skandal Jeffrey Epstein. Ia justru gunakan momen ini untuk mengincar pengampunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved