Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Rizwan Saeed Sheikh, mengatakan India bertanggung jawab untuk bisa meredakan ketegangan antara dua negara.
Sebagaimana diberitakan, eskalasi antara kedua negara tetangga bersenjata nuklir itu terjadi setelah serangan pada 22 April di Pahalgam, wilayah Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 orang.
Sheikh mengungkapkan bahwa telah terjadi kontak antara Dewan Keamanan Nasional (NSC) kedua negara, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
"Saya pikir telah ada kontak di tingkat NSC, tetapi eskalasi ini, baik dari tindakan yang diambil maupun retorika yang muncul, harus dihentikan," kata Sheikh dikutip dari TRT World.
"Sekarang tanggung jawab untuk de-eskalasi ada pada India, tetapi ada batasan dalam hal penahanan diri. Pakistan berhak untuk merespons kembali. Ada cukup tekanan dari opini publik kami kepada pemerintah untuk merespons," tambahnya.
Tutup 24 Bandara
Menurut The Washington Post, India menangguhkan operasi penerbangan di 24 bandara di wilayah utara dan barat akibat meningkatnya ketegangan dengan Pakistan. Kementerian Penerbangan Sipil India mengonfirmasi penutupan sementara ini, termasuk di bandara-bandara penting seperti Amritsar dan Srinagar.
Maskapai besar seperti IndiGo dan Air India membatalkan lebih dari 160 penerbangan. Air India juga mengalihkan dua penerbangan internasional dari Amritsar ke New Delhi menyusul penutupan bandara yang mendadak.
Klaim Militer India
Militer India menyatakan bahwa pasukan Pakistan meluncurkan "beberapa serangan" menggunakan drone dan senjata lainnya di sepanjang perbatasan barat India pada Kamis malam hingga Jumat pagi. Ketegangan antara dua negara bersenjata nuklir ini pun semakin meningkat. Belum ada tanggapan langsung dari Pakistan terkait pernyataan India tersebut. (Ndf/I-1)
Akademisi University of Tehran menyebut Iran memfokuskan serangan pada kepentingan AS dan infrastruktur energi di Teluk untuk menekan Washington, seperti disampaikan kepada Al Jazeera.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
KETERGANTUNGAN Pakistan pada sistem pertahanan udara HQ-9 buatan Tiongkok kini tengah menghadapi ujian besar setelah gagal mencegat serangan udara India.
KETEGANGAN antara India dan Pakistan kembali memuncak setelah serangan teroris di Pahalgam, Kashmir India, bulan lalu, tepatnya 22 April 2025.
Pakistan akan merespons dengan sangat keras setiap tindakan eskalasi yang dilakukan oleh pemerintahan India.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved