Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DELEGASI Amerika Serikat (AS) dan Rusia bertemu pada hari Kamis (27/2) di Istanbul, Turki. Mereka mengidentifikasi langkah-langkah awal guna menstabilkan operasi misi diplomatik kedua negara.
"Amerika Serikat menyuarakan keprihatinannya mengenai akses ke layanan perbankan dan kontrak serta kebutuhan untuk memastikan tingkat kepegawaian yang stabil dan berkelanjutan di Kedutaan Besar AS di Moskow," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Anadolu, Jumat (28/2).
"Melalui diskusi yang konstruktif, kedua pihak mengidentifikasi langkah awal yang konkret untuk menstabilkan operasi misi bilateral di wilayah ini," tambahnya.
Diskusi tersebut menyusul pertemuan di Riyadh, Arab Saudi pada 18 Februari lalu, di mana kedua belah pihak sepakat untuk memulai pembicaraan mengenai isu-isu yang memengaruhi misi diplomatik masing-masing.
Delegasi AS dipimpin oleh Wakil Asisten Menteri Luar Negeri untuk Rusia dan Eropa Tengah Sonata Coulter, sementara pihak Rusia dipimpin oleh Duta Besar Alexander Darchiev, direktur Departemen Amerika Utara Kementerian Luar Negeri Rusia.
Coulter dan Darchiev sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat, dengan rincian mengenai tanggal, lokasi dan perwakilan yang belum ditentukan. Hal ini disampaikan Departemen Luar Negeri. (H-4)
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan hadir dalam parade militer di Beijing, Tiongkok, pekan depan.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Dalam pidato peringatan Hari Kemerdekaan, Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan Ukraina akan terus berjuang demi kebebasan dan perdamaian yang adil.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved