Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 52 orang tewas akibat serangan Israel di timur dan selatan wilayah Libanon. 40 orang tewas di Distrik Baalbek, tujuh tewas di Distrik Nabatiyeh, dan lima lainnya di distrik lain yang masih berada di Libanon selatan.
“Serangan musuh Israel yang menargetkan distrik Baalbek di Lembah Bekaa, Libanon timur, menyebabkan 40 orang tewas dan 52 lainnya luka-luka," kata pernyataan Kementerian Kesehatan Libanon.
Kantor Berita Nasional resmi Libanon (NNA) mengatakan sepasang suami istri dan empat anak mereka tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah rumah di desa Maqneh.
Sementara pasangan lainnya dan putri kecil mereka termasuk di antara 11 orang yang tewas dalam serangan Israel di dekat Nabha.
Kementerian Kesehatan juga melaporkan tujuh orang tewas dan 24 orang terluka akibat serangan Israel di distrik Nabatiyeh di Libanon selatan
Sedangkan lima orang tewas dan 26 orang terluka dalam serangan di tempat lain di Libanon selatan. (TRTWorld/Fer/P-3)
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved