Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRI Tesla, Elon Musk, menambah sumbangan untuk kampanye Donald Trump. Musk menambah sumbangannya sebesar $43,6 juta selama bulan Oktober ke super PAC Donald Trump.
Hal itu terungkap melalui laporan Komisi Pemilihan Federal AS (FEC) terbaru yang dirilis Jumat (25/10) WIB. Secara total, bos media sosial X itu mencatatkan sumbangannya kepada kubu Trump sebesar mencapai US$118,6 juta (setara Rp1,8 triliun).
Sumbangan tersebut masuk ke komite America PAC yang juga dibentuk oleh Musk sendiri. Musk sebelumnya menyumbangkan US$75 juta kepada America PAC selama kuartal ketiga tahun ini.
Sumbangan tambahannya pada Oktober 2024 inu memungkinkan kelompok tersebut untuk terus membelanjakan dana untuk kampanye dan operasi lapangan di negara-negara medan pertempuran utama.
Kucuran dana terbaru dari Musk juga membantu kampanye Trump mengimbangi pengumpulan dana Kamala Harris.
America PAC melaporkan total penerimaan sebesar US$46,6 juta selama periode pelaporan praumum.
Dana tersebut termasuk US$43,6 juta dari Musk dan sekitar US$3 juta dari anggota keluarga DeVos termasuk mantan Menteri Pendidikan pemerintahan Trump, Betsy DeVos, dan istri mantan CEO Amway Dick DeVos. (H-2)
Pangkalan militer Diego Garcia, milik Inggris dan AS, terletak di Kepulauan Chagos, Samudra Hindia, sekitar 2.000 km selatan Sumatra.
Presiden AS Donald Trump mengkritik Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena lambat menyetujui penggunaan pangkalan Diego Garcia untuk operasi militer ke Iran.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan Iran menolak negosiasi dengan AS.
Donald Trump ungkap Iran dua kali coba bunuh dirinya sebelum Ali Khamenei tewas dalam operasi militer AS-Israel. Simak detail suksesi kepemimpinan Iran.
Ali Larijani tegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS. Simak kritik pedasnya terhadap Donald Trump dan situasi terkini konflik Iran-Israel 2026.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved