Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan Iran siap melancarkan operasi yang jauh lebih besar dibandingkan minggu lalu jika diserang oleh Israel, Al Jazeera melaporkan.
“Jika kami mencapai 200 rudal di sana, kami sekarang siap untuk mendaratkan ratusan atau ribuan rudal di wilayah pendudukan mereka dan menyerang pusat keamanan, militer, dan ekonomi mereka,” kata Ebrahim Jabbari, penasihat komandan utama IRGC Hossein Salami, seperti dilansir Ahram Online, Rabu (9/10) waktu setempat.
Menurut Al Jazeera, Jabbari menyebut bahwa ukuran geografis Israel sangat kecil dibandingkan dengan Iran, dan oleh karena itu Israel harus berhati-hati terhadap konsekuensi dari pembalasan Iran. Pun, dia menyebut sekutu utama Tel Aviv, Amerika Serikat, tidak akan berani terlibat peperangan melawan 'Negeri Para Mullah'.
“Kami adalah negara yang luas. Kami telah menciptakan kemampuan untuk menyerang dari titik lain di negara ini jika salah satu titik kami terkena. Tapi apa yang akan mereka lakukan? Amerika Serikat tidak akan berani berperang dengan kami, namun kami dapat dengan cepat menguasai wilayah kecil itu,” tandas Jabbari. (Ahram Online/B-3)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
Donald Trump menyatakan Israel akan menghentikan serangan ke ladang gas South Pars Iran. AS menegaskan tidak terlibat dan memperingatkan Iran terkait potensi eskalasi.
Uni Emirat Arab (UEA) mengalami eskalasi serangan udara dari Iran. Satu warga sipil tewas, operasional bandara Dubai terganggu, dan kilang minyak terbakar.
Otoritas Qatar perintahkan evakuasi darurat di Doha akibat serangan misil. Ketegangan meningkat setelah Iran balas serangan militer gabungan AS-Israel. Simak selengkapnya.
Iran serang Bandara Kuwait dengan drone dan ledakkan tangki BBM di Bahrain. Warga Muharraq diminta tetap di rumah guna menghindari asap kebakaran fasilitas energi.
Iran berencana menyerang pusat data dan infrastruktur serat optik di negara Arab yang digunakan militer AS. Ketegangan Timur Tengah meningkat pascaserangan Israel.
SERANGAN mendadak Israel terhadap Iran selama 12 hari pada Juni lalu tak hanya mengejutkan dunia internasional tetapi juga membuka tabir kerentanan serius dalam sistem keamanan.
MILITER Rusia dilaporkan terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Ukraina dan mencatat kemajuan terbesar sejak November tahun lalu.
PRESIDEN AS Donald Trump menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan operasi militer AS yang menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran, bahkan membandingkan Hiroshima dan Nagasaki
RUSIA mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) agar tidak melakukan intervensi militer dalam konflik yang terus memanas antara Iran dan Israel.
KOREA Utara secara tegas mengecam serangan udara Israel terhadap Iran yang menjadi pemicu eskalasi di Timteng.
AMERIKA Serikat (AS) memperluas keterlibatannya dalam konflik antara Israel dan Iran dengan mengerahkan tiga jenis jet tempur mutakhir ke wilayah Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved