Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Kelompok Hak Asasi Manusia Israel B'Tselem Yuli Novak mengutuk agresi Israel selama 11 bulan terakhir di Jalur Gaza. DIa menuduh negara itu mengejar tujuan supremasi Yahudi sejak didirikan.
"Untuk memahami tindakan kriminal pemerintah Israel selama 11 bulan terakhir, Anda harus memahami tujuan keseluruhan rezim ini. Sejak Israel berdiri, logika yang mendasarinya adalah untuk mempromosikan supremasi Yahudi di seluruh wilayah yang berada di bawah kendalinya," kata Yuli Novak kepada Dewan Keamanan PBB selama rapat tentang Palestina secara virtual, dilansir Anadolu, Senin (9/9).
Novak mengkritik pemerintah karena mengeksploitasi trauma kolektif dari serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel untuk secara kekerasan memajukan proyeknya dalam memperkuat kendali Israel atas seluruh wilayah. Dia mengatakan bahwa perang Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina mencakup kejahatan perang harian di Gaza yang terwujud dalam bentuk pengusiran, kelaparan, pembunuhan, dan penghancuran dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca juga : Eropa hanya Bisa Mengecam Kebiadaban Israel di Tepi Barat dan Gaza
Aktivis Israel itu menggambarkan tindakan ini melampaui agenda ideologis, dan menjadikan Gaza tak layak huni. Novak mengutip laporan terbaru B'Tselem yang berjudul Selamat Datang di Neraka, yang mendokumentasikan pola pelanggaran yang berujung pada penyiksaan terhadap warga Palestina di penjara Israel.
"Pemerintah Israel telah menggunakan perang untuk mengubah penjara-penjara Israel menjadi jaringan kamp penyiksaan bagi warga Palestina. Kekerasan ini mungkin terjadi karena Israel telah menikmati impunitas selama puluhan tahun," imbuh dia.
Dia mengkritik masyarakat dunia atas kegagalan melakukan campur tangan dan melindungi warga sipil dari kebijakan kriminal Israel yang menyebabkan kerugian besar bagi warga sipil di Gaza. Ia juga mengatakan bahwa sekarang kebijakan kejam ini meluas ke Tepi Barat. Novak lebih lanjut meminta DK PBB untuk menanggapi temuan Mahkamah Internasional mengenai ilegalitas kegiatan pendudukan dan permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
"Setiap hari dewan ini tidak menindaklanjuti seruan pengadilan untuk mengakhiri pendudukan dan apartheid, berarti Anda semua menelantarkan kami, rakyat negeri ini, yang menderita dan meninggal dalam jumlah puluhan ribu tanpa alasan di bawah rezim apartheid yang kejam dan tidak adil," pungkas dia. (I-2)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved