Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA astronaut NASA, Komandan Butch Wilmore dan pilot Sunita Williams, terancam terjebak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) hingga 2025. Sebelumnya, keduanya telah terjebak di luar angkasa selama lebih dari dua bulan.
Wilmore dan Williams mengangkasa dengan pesawat luar angkasa Boeing setelah penundaan proyek selama bertahun-tahun.
Keduanya berhasil mengangkasa dalam penerbangan berawak perdana Starliner dari Stasiun Antariksa Cape Canaveral, Florida, pada 5 Juni.
Baca juga : Ini Perkembangan Nasib Dua Astronot NASA yang Terjebak di Stasiun Luar Angkasa ISS
Pasangan astronaut itu dijadwalkan untuk tinggal selama seminggu di orbit. Tetapi, selama penerbangan, Starliner mengalami serangkaian masalah, termasuk lima kebocoran helium dan lima kegagalan pendorong sistem kontrol reaksinya. Hal itulah yang membuat kepulangan Wilmore dan Williams terpaksa dibatalkan dan menyebabkan misi mereka diperpanjang tanpa batas waktu.
Lebih lanjut, para petinggi NASA dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan pesawat ruang angkasa Starliner yang bermasalah itu ke Bumi tanpa kedua astronautnya.
Hal itu membuat mereka mungkin harus tinggal hingga Februari 2025, jika NASA memutuskan untuk membawa Wilmore dan Williams kembali dengan penerbangan SpaceX.
Baca juga : NASA Menciptakan Hijab Khusus Untuk Astronaut Perempuan
Menanggapi hal ini, Administrator Asosiasi NASA untuk Operasi Luar Angkasa Kenneth Bowersox menekankan kesulitan membawa para astronaut kembali dengan selamat.
"Kami memiliki pilihan untuk membawa mereka kembali dengan wahana lain," kata Bowersox, mengakui mengandalkan Starliner saja mungkin tidak memungkinkan mengingat keadaan saat ini.
Meskipun misi yang diperpanjang memberikan dukungan tambahan bagi kru ISS, hal itu telah menyebabkan terkurasnya sumber daya stasiun ruang angkasa dengan cepat.
Baca juga : Astronaut Pertama Asal Arab Saudi Tiba di ISS
Bowersox mengatakan, "Mendengar banyak orang yang merasa khawatir, dan keputusannya belum jelas. Keputusan akhir diharapkan pada pertengahan Agustus," ungkapnya.
Di samping itu, uji coba yang dilakukan saat pesawat merapat ke ISS pada 27 Juli menunjukkan daya dorongnya normal, tetapi para insinyur khawatir masalah tersebut dapat muncul kembali saat pesawat kembali ke Bumi.
Mereka juga khawatir kebocoran helium dapat melumpuhkan beberapa pendorong sistem kendali sikap dan manuver orbital (OMAC) pesawat, yang menjaga pesawat ruang angkasa tetap berada di jalur penerbangannya.
Baca juga : Inilah Sosok Christina Koch, Perempuan Pertama yang Akan Menapaki Bulan
"Skenario terburuknya adalah beberapa mekanisme kegagalan yang terintegrasi, antara kebocoran helium dan pendorong RCS," kata Steve manajer program untuk Program Kru Komersial NASA Stich, dikutip dari news.sky, Jumat (9/8).
NASA menyatakan memiliki beberapa rencana darurat, salah satunya adalah mengirim hanya dua dari empat astronot Crew-9 ke ISS hingga Wilmore dan Williams bisa kembali bersama pada Februari 2025.
Namun, menurut Stich, apapun keputusan NASA, hal itu perlu segera dilakukan.
"Kami mungkin perlu memutuskan dan kemungkinan pada pertengahan Agustus kami akan memilih salah satu dari dua jalur yang ada untuk mencapai tanggal peluncuran Crew-9 pada 24 September," jelasnya.
SpaceX menerbangkan kru NASA pertamanya ke ISS pada 2020, sembilan tahun setelah direkrut menyusul berakhirnya program Pesawat Ulang-alik dan penerbangan kru berikutnya akan menjadi yang ke-10 SpaceX untuk badan tersebut.
Penundaannya telah dilakukan selama sebulan hingga akhir September untuk memberikan waktu tambahan dalam memutuskan bagaimana menangani kembalinya Starliner. (Z-1)
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal ilmiah dan dilansir oleh laman PsyPost mengungkap bahwa misi luar angkasa tidak hanya berdampak pada otot dan tulang manusia
Masalah kesehatan itu terungkap ketika NASA menunda rencana spacewalk yang tadinya akan dilakukan oleh Cardman dan Fincke karena adanya kekhawatiran medis.
Astronaut Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengabadikan fenomena langka lunar halo di atas Samudra Hindia. Cincin cahaya di sekitar Bulan ini terlihat lebih jelas dari orbit Bumi.
Melalui proyek baru yang diberi nama HOBI-WAN, ESA tengah menguji kemungkinan memanfaatkan senyawa yang terdapat dalam urine sebagai bahan dasar pembuatan protein untuk pangan antariksa.
Peneliti NASA dan ESA memetakan bagaimana ruang angkasa memengaruhi sistem imun manusia.
Astronaut NASA Suni Williams dan Nick Hague berhasil menyelesaikan misi luar angkasa yang kompleks dan bersejarah pada 16 Januari 2025.
NASA laksanakan evakuasi medis pertama dalam sejarah ISS.
Masalah kesehatan itu terungkap ketika NASA menunda rencana spacewalk yang tadinya akan dilakukan oleh Cardman dan Fincke karena adanya kekhawatiran medis.
NASA tengah mengevaluasi opsi pemulangan dini misi SpaceX Crew-11 dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akibat kendala kesehatan salah satu astronot.
NASA mendadak menunda jadwal berjalan di luar angkasa (spacewalk) karena alasan kesehatan kru. Simak penjelasan resmi NASA mengenai kondisi astronot saat ini.
Astronot ISS menangkap foto spektakuler wilayah Florida dan Karibia saat malam hari.
Seorang astronot di ISS menangkap pemandangan menakjubkan halo bulan di atas atmosfer Bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved